Masjid Sultan Suriansyah atau Masjid Kuin merupakan sebuah masjid bersejarah di Kota Banjarmasin. Masjid ini juga tercatat sebagai masjid tertua di provinsi Kalimantan Selatan. Masjid ini dibangun pada masa pemerintahan dari Sultan Suriansyah yang menjadi Raja Banjar pertama yang memeluk agama Islam.  Masjid Kuin ini terletak di Kelurahan Kuin Utara, kawasan yang dikenal sebagai Banjar Lama dan menjadi situs ibu kota Kesultanan Banjar pertama.

Masjid yang menjadi wisata religi bersejarah ini berdekatan dengan komplek pemakaman Sultan Suriansyah dan di tepian kirinya terdapat sungai Kuin. Masjid yang masih berdiri kokoh di tepi sungai Kuin ini memiliki bentuk arsitektur tradisional khas masyarakat Banjar, dengan konstruksi panggung dan beratap tumpang. Pada bagian mihrab, masjid ini memiliki atap sendiri yang terpisah dari bangunan induk.

Yukpegi-5f-Banjarmasin-Masjid Suriansyah Banjarmasin Yang Bersejarah-2

Pola ruangan atau design pada Masjid Sultan Suriansyah ini merupakan pola ruang yang sama dengan arsitektur Masjid Agung Demak. Bentuk atap masjid ini bertingkat dan mengecil ke atas dan melambangkanvertikalitas dan orientasi kekuasaan. Bangunan yang dianggap paling suci dan dan penting inii memiliki tingkat atap paling banyak dan paling tinggi diantara masjid lainnya.

Atap pada Masjid Sultan Suriansyah yang  bertingkat ini disebut sebagai bangunan terpenting di daerah tersebut. Bentuk atapnya yang besar dan dominan ini memberikan kesan ruang dibawahnya adalah ruangan suci (keramat) yang biasa disebut cella. Dan tiang yang berderet di ruangan suci ini dikenal sebagai tiang guru. Ruangan cella yang dilingkupi tiang-tiang guru ini terdapat di depan ruang mihrab, yang berarti secarakosmologi cella lebih penting dari mihrab.

Yukpegi ke Banjarmasin untuk melihat dan menyaksikan peninggalan bersejarah yang kental akan nuansa islam. Wisata religi yang bersejarah di kalimantan selatan ini masih sering dipergunakan dalam berbagai perayaan penting umat muslim seperti Sholat Iedul Fitri dan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sumber : www.yukpegi.com

Comments

Komentar