Bali menawarkan berbagai macam obyek wisata yang menarik dan unik. Salah satu yang cukup menarik untuk dikunjungi adalah Trunyan, Bali. Desa Trunyan menawarkan sesuatu yang mungkin tidak bisa didapat di tempat lain. Bagi orang yang belum mengunjungi desa tersebut, kesan yang muncul mungkin rasa ngeri. Tetapi, banyak orang yang telah mengunjunginya berpendapat bahwa obyek wisata tersebut sangat menarik. Apa saja yang menyebabkan Desa Trunyan istimewa bagi para wisatawan? Berikut adalah penjelasannya.

Keunikan Desa Trunyan

Desa Trunyan berada di sisi danau Batur yang merupakan danau terbesar di pulau Bali. Desa ini bisa dibilang desa adat kuno, karena masih mempertahankan ciri khas keaslian bentuk budayanya dengan baik, bahkan budaya yang dianggap orang bisa membuat bulu kuduk berdiri. Keunikan Desa Trunyan adalah dalam pemrosesan jenazah. Bila di Bali orang melakukan prosesi jenazah dengan membakar atau menguburnya, tidak demikian dengan penduduk Desa Trunyan. Dalam adat Trunyan jenazah tidaklah ditanam atau dibakar tetapi diletakan begitu saja ditanah. Meski begitu orang tidak akan mencium bau yang tidak sedap karena jenazah tersebut diletakan di hutan yang berisi pohon Taru Menyan (konon dari pohon Taru Menyan inilah nama Trunyan diambil). Dengan pengelolaan jenazah semacam itu tentu tidak aneh kalau pengunjung akan mudah menemukan banyak kerangka manusia di hutan sekitar Trunyan.

Keunikan-Desa-Trunyan-Yang-Cukup-Menarik-Bagi-Wisatawan-1

Orang tentu akan bergidik ketika mengetahui apa yang akan ditemukan mereka di tempat “pemakaman” tersebut, tetapi justru kerangka-kerangka tadi yang membuat Trunyan menjadi tujuan wisata yang unik. Tata cara pemakaman di Trunyan sebenarnya di bagi tiga jenis. Untuk yang pertama yaitu yang Setra Wayah atau kuburan utama. Cara penguburan sebenarnya tidak begitu saja diletakkan di atas tanah tetapi jenazah dipagari dengan ancak saji yang terbuat dari bambu. Kuburan ini diperuntukan bagi orang dewasa yang meninggal dengan cara wajar, tidak cacat dan tubuhnya utuh. Jenis yang kedua adalah kuburan muda yang diperuntukan untuk orang dewasa yang belum menikah atau anak-anak dan bayi yang tubuhnya masih utuh dan cara meninggalnya wajar. Kuburan jenis ketiga disebut Setra Bantas yang diperuntukan untuk orang yang cacat atau meninggal tidak wajar, seperti bunuh diri atau dibunuh. Kuburan jenis ketiga ini yang justru jenazahnya ditanam secara keseluruhan.

Keunikan Lain Yang Ditawarkan Trunyan

8. trunyan bali-2

Selain cara pengelolaan jenazah yang unik ada obyek wisata menarik lainnya yang ditawarkan Trunyan. Di daerah tersebut terdapat sebuah pura yang sudah berusia sangat uzur yang bernama Pura Pancering Jagat. Bagi pecinta wisata budaya, pura tersebut tentu sangat menarik karena di dalamya terdapat bangunan meru bertingkat tujuh dengan sebuah arca di dalamnya. Selain pura tersebut keindahan alam Danau Batur tentu mampu menyuguhkan atraksi wisata yang menarik. Dengan berperahu para turis bisa berkeliling danau Batur sambil memanjakan mata mereka melihat pemandangan indah danau tersebut.

Sumber : www.yukpegi.com

Comments

Komentar