Festival Sungai Rongkong 2014 merupakan kegiatan yang menampilkan keanekaragaman budaya Tana Luwu. Acaranya akan diselenggarakan pada 28-31 Oktober di Desa Tulak Tallu, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Perhetalan ini ditujukan untuk menggali potensi budaya dan nilai-nilai kearifan lokal, serta mempromosikan potensi wisata Kabupaten Luwu Utara.

Selama 4 hari, Anda akan dihibur dengan berbagai agenda menarik termasuk permainan tradisional seperti Ma’Gasing (lomba bermain gasing), Ma’Dengka-Dengka (lomba berjalan menggunakan tongkat bambu), dan Ma’Raki (lomba perahu rakit). Ma’Rakimerupakan permainan yang unik dimana peserta harus melawan arus sungai di atas rakit bambu.

 

Ada juga festival tari tradisional, kompetisi seni kreativitas dan karnaval budaya. Jangan lewatkan Pemilihan Putra Putri Sungai Rongkong serta kompetisi mendekorasi perahu tradisional yang sehari-hari digunakan oleh masyarakat Sungai Rongkong sebagai alat transportasi.

Sungai Rongkong berhulu di Pegunungan Kambuna dan berhilir di Teluk Bone dengan panjang sekitar 108 kilomoter melintasi dua wilayah kabupaten, yaitu Kabupaten Luwu Utara dan Kabupaten Luwu. Panorama sepanjang sungai juga begitu indah berupa hutan tropis, serta flora dan fauna endemik.

Sungai ini dikenal sebagai salah satu sungai terpanjang di Sulawesi Selatan dan salah satu situs jeram favorit di provinsi ini. Arus sungai dikategorikan kelas menengah 3-4 dengan gradien 12-15 m/km. Ada dua tempat yang menjadi titik start untuk mengarungi Sungai Rongkong, yaitu di Desa Tandung, Kecamatan Malangke dan di Desa Pararra

Untuk mencapai Sungai Rongkong, Anda harus terlebih dahulu mencapai Kota Masamba, ibukota Kabupaten Luwu Utara yang terletak sekira 480 kilometer dari Makassar. Perjalanan darat memakan waktu sekira 7 jam. Dari Masamba, Anda dapat melanjutkan rute ke Desa Tulak Tallu dengan waktu 1,5 jam.

Sumber :  indonesia.travel

Comments

Komentar