Ketika Anda sedang bepergian ke suatu tempat, membeli suvenir atau oleh-oleh sepertinya menjadi sebuah keharusan. Terutama di saat Anda mengunjungi daerah yang memiliki kekayaan budaya yang khas termasuk kerajinan atau makanan yang unik dan hanya dapat ditemui di daerah tersebut. Di sisi lain, berbelanja di daerah yang tidak kita kenal memberikan tantangan tersendiri mulai dari bahasa dan ketidakpahaman kita mengenai harga pasar yang berlaku di daerah tersebut. Agar

Anda sukses mendapatkan barang yang Anda inginkan serta sukses membelikan oleh-oleh atau suvenir untuk teman dan keluarga dengan harga murah, maka mengetahui trik atau strategi tawar menawar akan menjadi hal yang sangat membantu saat berbelanja di pasar.

Pembawaan Diri Sebagai Bagian dari Strategi Menawar

Penampilan, gaya dan bahasa tubuh Anda akan sangat berpengaruh pada kesuksesan acara tawar menawar dengan pedagang. Tampil dengan tenang dan penuh percaya diri akan memberikan kesan bahwa Anda adalah orang yang berpendirian teguh dan tegas dalam mengambil keputusan. Kesan ini akan memberikan tekanan kepada pedagang yang sedang melakukan tawar menawar dengan Anda.

Bersikap percaya diri, tegas dan tetap ramah akan memberikan kesan positif kepada penjual. Menawar dengan cara yang sopan serta tutur kata dan bahasa yang ramah dapat menjadi senjata untuk meluluhkan hati pedagang agar memberikan harga yang lebih murah kepada Anda. Jika perlu, Anda dapat mengeluarkan ekspresi memelas namun tetap menunjukkan keinginan Anda untuk membeli barang yang ditawarkan oleh pedagang.

Gaya sok tahu dan terlalu menekan dapat menjadi bumerang, terutama ketika sang pedagang telah terlanjur tidak suka dengan cara Anda berbicara atau menawar. Ini akan sangat mempengaruhi keberhasilan Anda mendapatkan barang yang Anda inginkan dengan harga semurah mungkin. Kemampuan Anda membaca bahasa tubuh pedagang juga akan memberikan peluang untuk mendapatkan harga lebih murah. Pedagang kadang berbohong saat mengatakan harga pas atau limit terbawah dari penawaran barang yang ia jual untuk Anda.

Strategi Jitu Menawar Barang Untuk Wisatawan

Memanfaatkan Situasi untuk Mendapatkan Harga Murah

Ada beberapa keadaan pedagang yang membuka peluang bagi Anda untuk mendapatkan harga semurah mungkin. Salah satunya adalah menjadi pembeli pertama. Ada banyak daerah yang memiliki mitos bahwa pembeli pertama akan menjadi faktor penting bagi keseluruhan berdagang dalam satu hari. Dalam bahasa Jawa disebut sebagai “penglaris”  atau pembeli yang diyakini akan membuat penjualan menjadi laris.

Pepatah yang menyatakan bahwa rejeki dibagi di pagi hari mungkin ada benarnya. Penjual dapat memulai berdagang dan mendapatkan uang setidaknya untuk mengembalikan modal dan Anda akan mendapatkan barang yang diinginkan dengan lebih murah. Trik sederhana dengan memanfaatkan keadaan adalah menggunakan bahasa setempat jika Anda memang menguasainya. Anda akan dianggap sebagai orang setempat dan bukan wisatawan sehingga pedagang akan cenderung menawarkan atau memberikan harga dengan lebih murah.

Nah, sudah siap untuk bepergian dan membelikan oleh-oleh tanpa harus mengeluh?

Sumber : yukpegi.com

Comments

Komentar