INDONESIAMAGZ.com – Djarum Apresiasi Budaya bekerjasama dengan Teater Abang None Jakarta menggelar sandiwara Betawi bertajuk ‘Jawara’ Langgam Hati dari Marunda. Teater Abang None Jakarta mengangkat ilmu bela diri silat Betawi, sebagai bukti konsistensi Teater Abang None Jakarta dalam mempertahankan budaya bangsa, khususnya budaya Betawi.

Lakon kali ini menceritakan perjalanan Asni, yang dituduh merampok rumah Babah Yong. Asni pun melakukan perjalanan untuk mencari siapa yang sebenarnya telah merampok rumah Babah Yong. Setelah melewati perjalanan panjang, tibalah Asni di Marunda. Pada saat itu sedang digelar sebuah sayembara yang diikuti oleh para jawara silat yang dibuat oleh Bang Bodong, dengan tujuan mencarikan jodoh untuk Mirah, anak Bang Bodong yang sangat cantik dan jago silat. Ternyata, rampok yang selama ini dicari oleh Asni juga mengikuti sayembara tersebut.

Langgam Hati Dari Marunda
“Setiap pementasan Teater Abang None Jakarta kami selalu mengangkat budaya Betawi dari sisi yang berbeda. Kali ini, saya bersama para Abang None Jakarta yang tergabung dalam Teater Abang None Jakarta kembali memperkenalkan silat Betawi, yang merupakan salah satu warisan budaya bangsa. Senang rasanya melihat antusias para Abang None dalam menyukseskan pementasan yang telah dipersiapkan selama 9 bulan ini. Semoga pesan moral untuk terus memiliki semangat melestarikan dan mencintai kebudayaan bangsa dapat tersampaikan melalui pementasan Jawara ini,” pungkas Maudy Koesnaedi Pembina Teater Abang None sekaligus Produser dalam pementasan Jawara!.
Teater Abang None Jakarta berdiri sejak tahun 2009 atas Prakarsa Maudy Koesnaedi (None Jakarta 1993). Proyek berbasis komunitas ini merupakan bentuk sumbangsih dan usaha dalam melestarikan budaya Betawi. Hingga saat ini, Teater Abang None Jakarta telah memproduksi 9 pertunjukan mulai dari “Cinta Dasima” pada tahun 2009,“Doel: Antara Roti Buaya dan Burung Merpati, Kembang Parung Nunggu Dipetik” pada tahun 2010, “Sangkala 9/10” pada tahun 2011, “Soekma Djaja” dan “Topeng Betawi Jaya Bersama” pada tahun 2013, “Lenggak Lenggok Jakarta” dan “Topeng Jakarta Jaya Raya” pada tahun 2014, “We Love Mpok Nori” yang dipentaskan di Galeri Indonesia Kaya pada perayaan ulang tahun kota Jakarta pada tahun 2015 dan yang terakhir yaitu “Jawara” yang dipentaskan dari 24 hingga 25 Oktober 2015 di Gedung Kesenian Jakarta.

Comments

Komentar