ND3_7800

Indonesiamagz – Memotret didalam air atau yang lebih dikenal ‘underwater photography’ dewasa ini sedang banyak peminatnya. Tidak hanya fotografer handal yang bisa melakukan foto didalam air, semua orang bisa melakukan mengabadikan moment didalam air dengan menggunakan kamera saku anti air atau action cam yang saat ini sudah banyak dijual.

Tetapi bagi mereka yang mengklaim dirinya sebagai seorang fotografer underwater banyak hal yang harus diperhatikan, terutama kepandaian dalam hal menyelam atau diving. “Foto underwater itu seharusnya dilakukan dilaut, jika dikolam karena memang ketidak memungkinkan untuk foto dilaut. Dan yang paling penting sang fotografer harus pandai diving, Tapi jika seseorang berani mengklaim bahwa dirinya seorang fotografer underwater dia harus bisa dilaut,” Jelas Hartono Hosea.

Fotografer underwater dibagi menjadi dua jenis, yang pertama fotografer fasion underwater yang melibatkan orang atau model. Fotografer yang kedua sedikit lebih mudah tingkat kesulitannya karena tidak mengunakan orang sebagai objeknya, yang satu ini biasanya memilih foto makro seperti biota laut, jenis-jenis ikan, tumbuhan dan karang. “Dari semua itu basik utamanya harus pandai menyelam atau diving,” Hartono menekankan.

Yang perlu diperhatikan oleh seorang Fotogrefer Underwater
Fashion

Seorang fotografer underwater jika ingin melakukan foto di laut dengan tema fasion yang melibatkan orang atau model, perlu diperhatikan modelnya itu sendiri. Syarat utama menjadi model untuk underwater fasion itu minimal bisa betul-betul berenang. Lalu tenang didalam air dan tidak panik saat didalam air, lebih baik juga bisa menyelam.

Dari segi kamera dan perlengkapan untuk melakakukan foto underwater

Kamera dibagi 3 kamera pocket, kamera mirorless, dan DSLR. Jika anda hanya memiliki uang sedikit dan ingin mengabadikan moment didalam air, anda bisa menggunakan kamera poket yang sudah bisa masuk kedalam air, walaupun kedalamanya hanya 15 meter maksimal. Biasanya kamera poket sering digunakan hanya untuk mengabadikan foto pada saat snorkeling. “Kamera atau denga Housing Underwater justru lebih mahal Housingnya, Oleh sebab itu sangat menarik untuk melakukan underwater photography,” terang pemilik Lumina Photography ini.

Lalu yang harus diperhatikan untuk memperoleh gambar lebih bagus yaitu penambahan lampu atau pencahayaan. Senter atau lampu pada saat diving sangat diperlukan untuk menonjolkan objek, jika tidak mengunakan lampu apa tidak bisa? Bisa saja, tetapi fotonya kurang menonjol. Jika kamera poket ditambah lampu pada saat diving hasilnya juga tidak kalah bagus dengan kamera DSLR.

Pencahayaan Didalam Air

Perlu diketahui, jika anda berada didalam air atau laut, warnanya selalu kebiru-biruan bahkan cenderung gelap. Oleh karena itu penambahan lampu itu sangat diperlukan untuk mengangkat warna yang akan ditonjolkan. Terlebih jika ingin memfoto biota laut yang kecil, untuk hasil gambar yang bagus dan agar warnanya lebih menyala maka sangat diperlukan sekali lampu. untuk background juga sangat diperhatikan, terutama melihat spot yang bagus seperti karang-karang atau biota laut sebagai background.

Waktu Pemotretan dan Prosedur Keselamatan

Untuk waktu pemotretan sendiri juga menjadi hal yang harus dipersiapkan, terlebih jika pengambilan gambar diluar kota. Mekanismenya minimal empat hari waktu yang dibutuhkan, foto underwater sangat mementingkan keselamatan dan kesehatan baik sang fotgrafer ataupun modelnya. Sebab jika sudah melakukan diving, tidak bisa hari itu langsung kembali terbang, harus menunggu sekitar 24 jam untuk bisa terbang. Keselamatan didalam air juga sangat diperhatikan, baik si fotografer ataupun modelnya, sang fotografer ditemani oleh pendamping dive master dan si model juga ada pendamping (buddies).

Comments

Komentar