Indonesiamagz.com – Bagi penggemar tumbuh-tumbuhan, Taman Raya Bung Hatta adalah keindahan yang alami, penuh dengan tanaman langka dan bunga-bunga eksotis. Di masa lalu dikenal sebagai Setya Mulya Botanic Garden, kebun raya ini adalah rumah bagi berbagai jenis tanaman tropis yang unik dan spesies endemik Sumatra. Berjalan-jalan di sekitar taman dan Anda akan melihat tanaman yang mungkin tidak Anda temukan di tempat lain di bumi.

Taman Raya Bung Hatta (TRBH) suatu kawasan cagar alam hutan primer Sumatera Barat yang berfungsi melestarikan plasma nutfah, perlindungan sumber daya alam, pendidikan dan penelitian, pembinaan cinta alam, dan sekaligus sebagai tempat rekreasi. TRBH merupakan bagian dari Taman Nasional Kerinci Seblat.

Di taman ini, anda akan menemukan flora dan fauna yang mustahil anda temukan di tempat lain. Ada satu tanaman yang terkenal di taman ini yaitu Raflesia Arnoldi. Penamaan bunga ini diambil dari nama Sir Thomas Stamford Raffles dan Joseph Arnold. Sir Thomas Stamford Raflles merupakan seorang Letnan Gubernur Pemerintahan Inggris yang pernah menetap di Kota Bengkulu, sementara Joseph Arnold adalah ahli botani yang pertama kali menemukan Bunga Raflesia Arnoldi di lereng pegunungan Bukit Barisan.

Bunga ini adalah suatu keajaiban yang langka. memerlukan waktu hingga 10 bulan untuk berkembang dan hanya mekar selama sekitar 15 hari. Ketika mekar secara penuh, memiliki diameter satu meter. Tanaman ini tidak memiliki akar, batang tetapi terdiri dari benang seperti tumbuhan pada tanaman merambat. Bunga-bunga ini biasanya mekar antara bulan Juli dan September. Bunga ini terkenal bukan hanya ukuran besarnya, tapi karena baunya yang busuk.

Bagi anda pecinta tumbuhan, kegiatan mengamati tumbuhan langka dan aneka bunga eksotis pastinya akan menjadi kegiatan yang menarik dan menyenangkan. Selain aneka flora langka dan eksotis, ada juga aneka fauna langka. Jika tertarik untuk menyaksikan pemandangan ini, anda bisa mengunjungi Taman Raya Bung Hatta di Sumatera Barat yang berada sekitar 20 km dari Kota Padang, tepatnya di Kelurahan Indarung. Namun jika anda berangkat dari Minangkabau International Airport, maka perjalanan yang akan ditempuh menjadi 50 kilometer. Dahulunya Taman Raya Bung Hatta ini dinamakan Setya Mulya Botanic Garden, kemudian pemberian nama diambil berdasarkan nama proklamator yang berasal dari Tanah Minang yaitu Drs. Moh. Hatta.

Selain sebagai tempat pengamatan flora dan fauna langka, Taman Raya Bung Hatta juga berfungsi sebagai tempat perlindungan sumber daya alam, pelestarian plasma nutfah, pembinaan cinta alam, pendidikan dan penelitian, serta tempat rekreasi. Taman Raya Bung Hatta sendiri masih merupakan bagian dari Taman Nasional Kerinci Seblat. Selain dikunjungi oleh wisatawan domestik seperti pelajar, mahasiswa, dan organisasi, kawasan taman ini juga dikunjungi oleh wisatawan mancanegara seperti dari Australia, Belanda, Jerman, dan Inggris. Umumnya wisatawan melakukan penelitian, outbond, seminar, dan pelatihan.

Taman Raya Bung Hatta memiliki aksesbilitas yang cukup mudah. Kawasan ini berlokasi di jalan lintas menuju Kota Solok. Untuk mencapainya, pengunjung bisa menggunakan kendaraan umum jurusan Padang-Solok. Jika anda berangkat dari Bukittingi, jarak yang ditempuh sekitar 100 km. Jika berangkat dari Solok, jarak tempuh sekitar 30 km. Jika berangkat dari Danau Singkarak, jarak tempuh sekitar 45 km. Jika berangkat dari Danau Diatas dan Dibawah, jarak tempuh sekitar 30 km.

Menjelajahi taman hutan ini dan mengamati aneka flora dan fauna yang tidak mungkin ditemukan di tempat lain adalah pengalaman yang mengasyikkan dan tentunya menambah wawasan kita bahwa Indonesia memiliki begitu banyak flora eksotis dan fauna langka. Oleh karena itu, jika tengah berada di Padang, jangan lupa mengunjungi Taman Raya Bung Hatta.

Comments

Komentar