Indonesiamagz.com – Surga Tersembunyi di Lampung Selatan Teluk Kiluan kini tengah menjadi tempat wisata alam yang tengah naik daun. Betapa tidak, Tempat wisata ini menyimpan keindahan alam yang masih asri dan eksotis. Keindahan pantainya yang bersih dengan hamparan pasir putih sangat memanjakan mata. Lautnya pun berwarna biru bening sangat cocok untuk berwisata bahari. Kata surga tentunya pantas untuk menggambarkan keindahan alam tempat ini.

Tempat wisata ini sebenarnya sudah menjadi destinasi berwisata alam favorit sejak tahun 1995. Akan tetapi, pada waktu itu wisatawan yang datang kebanyakan memang wisatawan mancanegara. Tempat yang eksotis ini memang belum banyak diketahui oleh wisatawan domestik. Bahkan masyarakat Lampung pun belum banyak yang mengetahuinya. Oleh karena itulah, tempat ini menjadi surga Lampung yang tersembunyi. Baru sekitar tahun 2004 tempat wisata ini dibukan dan mulai diramaikan oleh wisatawan domestik.

Tempat wisata teluk kiluan tepatnya terdapat di desa Pekon Kilauan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tenggamus, Lampung Selatan. Anda yang suka berpertualang tentu tidak boleh melewatkan kesempatan emas menikmati keindahan topografi wisata alam ini. Perbukitan yang hijau, teluk-teluk yang indah dan pulau-pulau yang masih sepi tentu wajib untuk Anda singgahi. Tempat wisata ini juga sangat terkenal sebagai tempat migrasi sekawanan lumba-lumba.

Lumba-lumba botol dapat dijumpai hampir setiap pagi hari dalam jumlah gerombolan yang cukup banyak. Sebenarnya selain lumba-lumba botol adapula lumba-lumba paruh panjang yang bertubuh lebih kecil daripada lumba-lumba botol. Tidak keran jika akhirnya tempat wisata ini terkenal pula sebagai tujuan wisata lumba-lumba.

Selain terkenal akan lumba-lumbanya, Teluk Kiluan juga terkenal akan daerah pemancingan yang sangat potensial. Daerah ini pun sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi tempat wisata pancing kedepannya. Anda juga dapat menjumpai penangkaran penyusisik yang sudah menjadi program DKP Lampung sejak tahun 2007. Daerah ini memang menjadi salah satu kawasan penyu-penyu bertelur.

Waktu terbaik mengunjungi Teluk Kiluan adalah saat musim kemarau, yaitu di kisaran bulan April hingga September. Apabila musim hujan, dikhawatirkan kondisi jalan belum memadai dan akan menghambat perjalanan Anda. Ada yang beberapa kali mengunjungi Kiluan tidak berhasil menyaksikan lumba-lumba. Oleh karenanya, akan lebih baik apabila Anda menghubungi pengelola homestay di Kiluan untuk bertanya tentang cuaca dan kemungkinan adanya lumba-lumba di sana.
Perjalanan menuju Teluk Kiluan cukup menantang. Bagi Anda yang sering mabuk perjalanan disarankan membawa obat-obatan, terutama obat anti mabuk perjalanan. Bawalah bekal makan dan minum yang cukup sebab tak banyak warung atau toko yang dapat ditemui di kawasan Teluk Kiluan.

Jangan lupa menggunakan sunblock untuk melindungi kulit Anda dari sengatan Matahari. Bawalah pakaian ganti saat “menyambangi” lumba-lumba. Bawa pula dry pack untuk melindungi benda-benda berharga Anda, seperti kamera, HP, lensa dan benda lainnya.

Moda transportasi yang biasa digunakan untuk menemui lumba-lumba bisa mengunakan Jukung. Yang perahu cadik yang sangat kecil dengan lebar hanya sekira 45 cm dan panjang 2.5 m. Bagi Anda yang tidak bisa berenang dan sedikit takut untuk “berburu” lumba-lumba dengan jukung, disarankan membawa live vest jacket sendiri.

Lumba-lumba biasanya muncul pada pagi hari sekitar pukul 6 pagi hingga 10 pagi waktu setempat. Jadi jika tidak ingin ketinggalan, pastikan Anda memulai perjalanan Anda sejak pagi paling tidak sekitar 6 pagi. Perjalanan untuk mencapai tempat lumba-lumba biasa terlihat pun tidak lama. Anda hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari bibir pantai teluk kiluan. Jika Anda beruntung, tanpa menunggu lama Anda dapat melihat kawanan lumba-lumba yang berenang dan melompat-lompat di tengah laut.

Comments

Komentar