indonesiamagz.com –  Masyarakat Sulawesi Utara, khususnya suku Minahasa pada dahulu kala memiliki tradisi yang unik dalam proses pemakaman yakni dengan menguburkan orang yang telah meninggal kedalam sebuah wadah yang disebut Waruga atau kubur batu leluhur Minahasa.

Waruga sendiri terdiri dari dua bagian yakni bagian badan dan bagian penutup yang semuanya terbuat dari batu yang utuh. Bagian badan umumnya berbentuk persegi empat yang pada bagian tengahnya merupakan ruang kosong tempat meletakkan jenazah yang akan dimakamkan, sedangkan bagian penutupnya terlihat menyerupai atap rumah.Waruga 2

Tradisi pemakaman ini merupakan peninggalan zaman Megalitikum. Tradisi ini muncul dan berkembang pada tahun 400 sebelum masehi sampai awal abad ke 20 masehi. Selain menjadi situs peninggalan sejarah, Waruga pun kini telah berubah menjadi salah satu destinasi wisata andalan di Provinsi Sulawesi Utara.Waruga1

Di Minahasa Utara terdapat lebih dari 1.000 buah jumlah Batu Waruga yang ditemukan dan tersebar di beberapa tempat. Seperti di Desa Sawangan yang memiliki koleksi 144 buah Waruga, kemudian di Kelurahan Airmadidi Bawah terdapat 149 buah Waruga.

Nah bagi Idpeople yang ingin merasakan suasana ketika zaman batu, coba saja sambangi salah satu wilayah tersebut. Dan selain dua lokasi itu, masih banyak lagi loh Waruga yang tersebar di beberapa tempat di Minahasa Utara.

 

*foto&naskah dari berbagai sumber

Comments

Komentar