INDONESIAMAGZ.com – Batik berasal dari bahasa Jawa kuno, amba titik, yang berarti menulis titik. Batik mulai dikenal di sepanjang Pulau Jawa, usai Kerajaan Mataram pecah dan perang Diponegoro tahun 1825 hingga 1830. Bangsawan kraton memutuskan hijrah menuju timur dan barat Pulau Jawa. Salah satunya Pekalongan.

Wisata batik merupakan atraksi utama Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Pekalongan memang dikenal sebagai sentra perajin batik, bukan hanya itu saja, Pekalongan juga dinobatkan sebagai ‘World’s City of Batik’ oleh UNESCO. Hampir setiap sudut Kota Pekalongan terdapat toko-toko yang menjual pakaian batik khas Pekalongan. Selain terdapat pusat-pusat penjualan batik, kota ini juga memiliki museum batik yang terdapat di daerah Jetayu, sekitar 2 km dari pusat Kota Pekalongan.

Sejak abad XIV-XVI Kota Pekalongan telah dikenal karya dan kegiatan membatik sebagai salah satu pokok penghidupan sebagian besar masyarakatnya. Tak heran jika sebagian besar pelancong yang berkunjung ke Pekalongan, bertujuan untuk berbelanja batik.

Motif dari pekalongan dipengaruhi oleh kebudayaan Cina dan ukiran dari Cirebon yang dibawa oleh para pedagang yang singgah di Kota Pekalongan. Ini terjadi karena letak kota Pekalongan sangat strategis sekali untuk sekedar menginap.

Motif yang ada di pekalongan dibagi menjadi 7 motif mereka adalah jlamprang, buketan, terang bulan, semen, pisan bali, lung-lungan dan sekar jagad. Sedangkan bentuk motifnya lebih menyerupai bunga, binatang, dan dedaunan.

Comments

Komentar