INDONESIAMAGZ.com – Jogja tidak hanya memberi gelar dan ijazah saja bagi sebagian idPeople. Kota yang istimewa ini juga memiliki kudapan yang sangat istimewa. Kuliner ini berada dikeindahan yang dipancarkan Gunung Merapi dan lereng-lereng perbukitannya terasa indah dan nyaman bila ditambahkan menu makanan jadah tempe sembari menikmati keindahannya dengan ditemani teh hangat. Perpaduan yang kontras dari rasa dengan tekstur menjadi nilai plus jadah tempe ini. Makanan yang terdiri dari kombinasi ketan dan kedelai ini pada awalnya bukanlah makanan yang popular bahkan cenderung ndeso dan tak ada nilai estetikanya.

Nama besar Warung Jadah Tempe Mbah Carik masih memiliki nilai jual yang tinggi walaupun banyak bermunculan usaha yang sama di sekitar Telogo Putri Kaliurang. Pengembangan usaha jadah tempe Mbah Carik berlanjut sampai sekarang ini, melalui anaknya Sudimah Wirosartino usaha yang telah dirintis orangtua terus menancapkan keberadaanya dengan bendera Warung Jadah Tempe Mbak Carik.

Saat ini pengelolaan Warung Jadah Tempe Mbah Carik dijalankan oleh cucunya Ibu Idha Kurniasih yang tak lain putri dari Ibu Sudimah Wirosartino.Tingkat popularitas jadah tempe Mbah Carik terus melesat sehingga di kawasan obyek wisata Kaliurang banyak bermunculan usaha yang serupa. Alhasil, pamor jadah tempe pun semakin terangkat dan perlahan namun pasti memantapkan diri sebagai simbol kuliner dari lereng Merapi.

Nilai keistimewaan kuliner ini terletak pada perbedaan komposisi yang sangat kontras, citra tradisional dan keunikan padu padan rasanya bagaikan mempersatukan bumi dan langit. Tekstur jadah yang kenyal dan sangat lembut di lidah, berbanding terbalik dengan tempe teksturnya yang kasar serta mengandung rasa yang manis. Sensasi yang unik ini akan terasa ketika lidah merasakan perpaduan keduanya.

Letak keistimewaan jadah tempe Mbah Carik terlihat pada proses pembaceman tempe yang memakan waktu yang lama, dimulai pada waktu sore dan berakhir pada pagi harinya. Proses ini berpengaruh pada rasa bacem yang dalam dikarenakan bumbu-bumbu baceman meresap sedalam-dalamnya ke dalam tempe sehingga rasa manis tempe bacem pun lebih maknyuooos. Disamping itu, keistimewaan jadah tempe mbah Carik terletak pada proses penggorengan tempe bacem tersebut. Dilakukan dengan cara tradisional, yaitu dimasak dengan menggunakan tungku berbahan bakar kayu bakar.

Comments

Komentar