INDONESIAMAGZ.com – idPeople Suka memancing? atau suka memakan ikan laut? di desa Lamalera, Kabupaten Lembata, NTT memiliki keunikan/daya tarik berupa budaya berburu mamalia paus dengan peralatan tradisional seperti peledang (perahu layar tanpa mesin), tempuling (tombak bambu yang ujungnya berkait terbuat dari besi) yang dipergunakan untuk menikam paus.

Nelayan di Lamalera spauselalu mengincar paus sperma atau koteklema yang memiliki semburan tepat di atas kening. Nelayan Lamalera tidak memburu paus biru atau kelaru yang memiliki semburan tepat di atas kepala mereka. Nelayan setempat tidak memburu kelaru karena itu perintah nenek moyang.

Selain koteklema, nelayan Lamalera juga memburu orca atau paus pembunuh. Dalam istilah Lamalera, paus pembunuh disebut dengan seguni. Tapi, seguni jarang lewat ke sini. Biasanya satu kali setahun atau tidak sama sekali. Seguni juga ganas karena berontak lebih dahsyat.

Wisatawan yang berkunjung dapat menyaksikan seluruh rangkaian upacara adat tersebut, melihat peralatan tradisional perburuan paus di kompleks rumah peledang, dan suguhan paket atraksi wisata budaya tetap oleh masyarakat lokal serta kehidupan masyarakat lokal yang unik.

Apabila perjalanan dilakukan dari Lewoleba menuju ke Desa Lamalera menggunakan transportasi umum (publik transport), maka berangkat pada jam 12.00 siang di terminal Waikomo sebelah barat kota Lewoleba. Perjalanan ditempuh selama 4 jam. Jika ingin menginap di Desa Lamalera maka tersedia homestay (Felmina Homestay, Ben Homestay atau Maria Homestay). Makanan dan minuman lokal tersedia di homestay.

Comments

Komentar