INDONESIAMAGZ.com – Ada info penting untuk idPeople manise yang berasal dari Maluku Nih!, Kesultanan Ternate dan Pemerintah Kota Ternate akan menggelar Festival Legu Gam pada 1-14 Maret 2016. Festival budaya tahunan ini akan dilangsungkan bersamaan dengan peristiwa Gerhana Matahari Total (GMT) yang terjadi pada 9 Maret 2016.

Festival Legu Gam biasanya digelar awal April namun tahun ini dipercepat agar wisatawan yang berkunjung dapat juga menikmati GMT. Festival yang digelar untuk memperingati Hari Kelahiran mendiang Sultan Ternate, Mudhafar Sjah, ini akan diisi dengan kegiatan budaya yang diangkat dari nilai-nilai kearifan lokal, juga pasar rakyat yang menjual produk-produk ekonomi kerakyatan seperti produk kerajinan dan kuliner khas Ternate.

Anda berkesempatan melihat beragam seni dan budaya khas Maluku Utara, termasuk prosesi adat dimana iring-iringan kedaton mengusung Sultan bersama permaisuri dari istana hingga ke Lapangan Ngara Lamo. Akan ada stan yang dipersiapkan melibatkan kalangan dunia usaha dan organisasi masyarakat yang bertempat di Lapangan Selero Ternate.

Acara inti dari festival adalah pertunjukkan tari-tarian yang dilakukan setelah Sultan melakukan tiga acara penting, yaitu: Doru Gam, Kololii Kie dan Fere Kie. Doru Gam merupakan kunjungan Sultan ke daerah-daerah tertentu, Kololi Kie adalah prosesi Sultan mengelilingi Gunung Gamalama atau Pulau Ternate lewat laut, sedangkan Fere Kie merupakan acara Sultan mendaki Gunung Gamalama.  Sejak Sultan wafat pada Februari 2015 lalu, ritual hanya dilakukan oleh keluarga Sultan bersama masyarakat setempat.

Festival Legu Gam adalah salah satu perayaan terbesar di Ternate, Provinsi Maluku Utara. Festival ini merupakan pesta rakyat sekaligus pembauran antara keluarga kesultanan dan masyarakat dalam merayakan Hari Kelahiran Sultan Ternate.

Kesultanan Ternate sendiri dikenal dalam sejarah sebagai kesultanan besar yang berhasil menglola kekayaan rempah-rempah yang melimpah di Maluku. Istana kesultanan ini masih berdiri dan menjadi tempat tinggal keluarga dan kerabat kesultanan.

Ternate sendiri merupakan kota kepulauan dengan luas sekira 5.681,30 km². Letaknya berada tepat di bawah kaki Gunung Gamalama. Wilayah Ternate membentang di sebelah barat pantai Halmahera dengan 5 pulau vulkanis yang masih aktif berpenghuni dan 3 pulau yang tak berpenghuni. Topografi wilayahnya sebagian besar berupa dataran bergunung dan berbukit meliputi pulau vulkanis dan pulau karang. Pulau indah ini dikelilingi lautan luas sehingga membuat pulau ini menjadi destinasi yang lengkap.

Sumber : indonesia.travel

Comments

Komentar