INDONESIAMAGZ.com – Memperingati HUT Kota Balikpapan ke-119 sekaligus menyambut Gerhana Matahari Total yang melintasi kota Balikpapan akan digelar Festival Pesta Laut di Pantai Manggar Segara Sari, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. Acara akan berlangsung 9 Maret 2016 dan diharapkan menjadi atraksi yang dapat dinikmati wisatawan dan warga sembari melihat fenomena GMT 2016.

Gerhana Matahari Total dapat disaksikan warga dan wisatawan di Pantai Manggar yang jaraknya sekira 25 km sebelah utara Kota Balikpapan. Fenomena GMT dapat dilihat mulai pukul 07.25 Waktu Indonesia Tengah. Selama satu jam bayangan piringan bulan akan memenuhi bundaran Matahari hingga total menutupinya pukul 08.33 WITA. GMT tersebut dapat dinikmati selama 90 detik, yaitu antara pukul 08.33-08.35 WITA dan gerhana berakhir pukul 09.53 WITA.

Selama gerhana berlangsung di Pantai Manggar akan diadakan pesta laut menyajikan kuliner olahan laut serta lomba perahu naga dan bazar. Pemerintah setempat menargetkan sebanyak 30.000 kunjungan wisatawan dari perhelatan ini demi menyokong kunjungan wisatawan sebanyak 2,5 juta pada 2016.

Selain Pesta laut Pantai Manggar, digelar juga rangkaian pesta laut di Lapangan Merdeka bersamaan dengan GMT. Di sana akan menghidangkan kuliner khas masing-masing dari warga Kota Minyak yang multietnis. Acara bakar ikan massal langsung dihelat begitu gerhana selesai pukul 10.00 WITA diikuti makan siang.

Pesta Laut di Balikpapan juga menghadirkan beragam kegiatan menarik seperti perahu naga, festival kuliner, festival minuman, serta hiburan seni budaya dari berbagai paguyuban di kota tersebut. Jangan lewatkan melihat peragaan olahraga tradisional seperti menyumpit, sepak peraga, gasing, serta behadang (gobak sodor).

Kegiatan Pesta Laut di Balikpapan diharapkan mampu melestarikan budaya lokal dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat. Beberapa pihak yang akan aktif terlibat adalah: PKK Kota Balikpapan, PHRI dan ASITA, paguyuban, serta sanggar seni.

Balikpapan sendiri merupakan sebuah kota di pesisir tenggara Kalimantan Timur yang menghadap Selat Makassar. Kota ini dahulu terkenal sebagai ladang minyak, bahkan hari jadi kotanya berasal dari tanggal pengeboran minyak pertama di daerah itu.

Ada berbagai tujuan wisata menarik yang dapat disambangi seperti Pantai Kemala atau Hutan Lindung Sungai Wain yang menjadi habitat alami bagi orang utan, beruang madu, dan bekantan. Kota Balikpapan mudah dicapai dari seluruh kota besar di Indonesia. Kebanyakan maskapai penerbangan tersebut adalah penerbangan langsung ke Balikpapan termasuk dari Jakarta, Surabaya, dan Makassar.

Tingkat Hunian Hotel Meningkat Jelang GMT 2016

Wilayah Kaltim yang dilewati Gerhana Matahari Total (GMT) rupanya sudah diantisipasi oleh para pelaku industri pariwisata. Menpar Arief Yahya menyebut langkah itu sangat strategis untuk menjadikan fenomena alam yang hanya terjadi 350 tahun itu menjadi aktivitas yang bisa menghasilkan devisa bagi pelaku usaha pariwisata.

“Ada 12 provinsi yang dilewati melalui darat. Kaltim salah satunya, selain Maltara, Sulteng, Sulbar, Kalbar, Kalteng, Kalsel, Jambi, Bengkulu, Sumbar, dan Sumsel. Ada banyak events dan ativitas yang dilakukan di daerah, sebagai penguat atraksi menjelang dan pasca GMT yang bisa dinikmati. Sehingga tidak rugi kalau melihat GMT langsung di 12 provinsi itu,” jelas Menpar Arief Yahya.

GMT ini kejadian alam yang sarat edukasi, penuh dengan ilmu pengetahuan, yang bisa dijadikan sarana pelajaran alam yang baik. Tidak mudah membayangkan ilmu gerhana kepada anak-anak. “Dan ini adalah kenyataan yang konkret untuk mengajarkan fenomena alam kepada anak-anak,” jelas Menpar.

Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak pun langsung memimpin jajarannya untuk menangkap peluang dibsektor pariwisata. Awang mengakui, bersama Kementerian Pariwisata, pihaknya memang menjual fenomena langka ini sebagai agenda wisata yang khas dan penuh edukasi. Awang juga menyebutkan, antusias dan animo masyarakat sangat tinggi untuk menyaksikan fenomena ini.

“Sampai dengan minggu kedua Januari, angka pesanan kamar atau tingkat hunian di sekitar tanggal 6-9 Maret 2016 sudah terisi sampai 85 persen. Angka itu didapat dari 75 hotel atau 5.300-an kamar yang ada. Alhamdulillah, pihak asosiasi travel juga mengemas fenomena gerhana matahari total ini dalam paket wisata mereka ke Kalimantan, bukan hanya Balikpapan,” terang Awang yang didampingi Kepala Disporabudpar Kota Balikpapan, Oemy Facesly di Balikpapan, Senin (15/2/2016).

Oemy ikut buka suara soal ini. Menurutnya, Balikpapan adalah kota yang sangat strategis sebagai gerbang Kalimantan Timur dengan berbagai sarana dan fasilitas kotanya yang sangat memadai.

“Kita lebih mudah dijangkau dengan sarana bandara internasional terbaik. Hotel dan akomodasi kita juga sangat representatif. Apalagi kita juga siapkan sejumlah even pendukung dengan pusat kegiatan di dua lokasi, yakni Pantai Manggar dan Pantai Banua Patra,” tambahnya.

Disporabudpar Balikpapan berencana menggelar pesta wisata pada 9 Maret 2016. Ada pesta laut dan lomba perahu naga yang sudah disiapkan. Selain itu, juga akan digelar kegiatan seminar dan studi astronomi yang melibatkan seluruh pelajar di Kota Balikpapan, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Balikpapan.

“Nanti kami dari Observatorium Bosscha juga akan datang ke Balikpapan sebelum hari H gerhana untuk berbagi ilmu tentang astronomi, tips dan teknik pengamatan gerhana, dan lain-lain,” tambahnya.

Di Balikpapan rangkaian GMT akan berlangsung selama 1 menit 9 detik. Dengan urutan fase P1 mulai pukul 07.25 Wita, P2 (gerhana total) 08.33 Wita, dan fase P3 (berakhirnya gerhana) pada 09.53 WITA. Mengenai teknik dan persiapan menikmati gerhana matahari total yang aman, Oemy akan bekerjasama dengan observatorium. Pihaknya akan melakukan edukasi kepada seluruh masyarakat melibatkan instansi terkait.

“Misalnya terkait penggunaan kacamata gerhana atau menggunakan peralatan yang lain. Hal teknis ini nanti akan kita edukasi kepada masyarakat,” jelas Oemy.

Gelegar penyambutan GMT diyakini bakal terdengar nyaring. Maklum, agenda kreatif lainnya juga disiapkan. Ada lomba fotografi dan video yang mengabadikan fenomena gerhana matahari total di yang akan digelar di Balikpapan.

“Nanti kita akan gandeng televisi lokal dan surat kabar lokal untuk lomba ini. Prinsipnya kami mendukung adanya lomba ini. Foto pemenang akan diterbitkan di Koran lokal, sementara video bisa ditayangkan di televisi lokal,” terang Oemy penuh antusias.

Ada dua titik lokasi yang disiapkan untuk menyambut fenomena langka itu. Pertama, Pantai Manggar. Dari paparan Oemy,ini merupakan titik yang ideal. Luas pantainya mencapai 13.000 m2. Air lautnya jernih.

Pasirnya putih yang dipercantik dengan rentetan pohon pinus di pinggirnya. “Sangat nyaman bagi mereka yang ingin berlayar maupun volley pantai. Titik lainnya adalah Lapangan Merdeka. Komplek lapangan ini hanya berjarak sekitar 50 meter dari pantai dan memiliki luas total 6 hektare. Sebelum menyambut GMT, Lapangan Merdeka kerap digunakan untuk pertunjukan musik akustik, teater, melukis, grafiti, hingga membuat film pendek.

“Kita akan adakan dua tempat untuk menyambut fenomena gerhana matahari total. Untuk di Pantai Manggar kami akan adakan pesta laut, sedangkan di Lapangan Merdeka kami bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk pengerahan massa siswa pelajar sekalian di sana belajar Astronomi,” kata Oemy.

Selain itu, akan dilaksanakan juga bazar, kuliner dan pertunjukan di Lapangan Merdeka. Ini kesempatan bagus untuk menarik wisatawan dan mempromosikan pariwisata Balikpapan.

“Kita akan menarik wisatawan sebanyak-banyaknya karena ini momen langka, sangat bagus sekali,” kata Oemy.

GMT pernah terjadi di Indonesia pada 11 Juni 1983. Kali ini GMT akan melintasi beberapa daerah termasuk Balikpapan. Tepat pada 9 Maret 2016, sejumlah kota yang akan dilintasi oleh GMT adalah Palembang, Belitung, Bangka, Sampit, Palangkaraya, Balikpapan, Palu, Poso, Luwuk, Ternate dan Halmahera.

Sumber : indonesia.travel

Comments

Komentar