INDONESIAMAGZ.com – idPeople, sosok orang yang satu ini bisa disebut sebagai pejuang. Hal yang ia perjuangkan adalah khasanah masakan nusantara. Harapannya adalah agar kuliner Indonesia tidak dipandang sebelah mata dan dapat merajai kuliner dunia.

idPeople tau gak kalau Indonesia kaya akan aneka ragam sajan kuliner. Mungkin bagi idPeople yang gemar wisata kuliner aware akan hal tersebut. Namun mirisnya, kekayaan ini nampaknya belum disadari oleh kebanyakan orang Indonesia. Bahkan di beberapa tempat seperti restoran ataupun hotel yang ada di Indonesia, masakan khas nusantara seperti menjadi tamu di negeri sendiri.

Berangkat dari hal tersebut, seorang chef yang telah banyak mengelandang di berbagai belahan dunia mencoba untuk meninggikan derajat kuliner nusantara. Chef tersebut adalah Gatot Susanto, saat ini ia menjabat sebagai Corporate Excecutif Chef Parador Hotels & Resorts.

Beberapa waktu lalu, redaksi INDONESIAMAGZ.com menyambangi hotel Atria Gading Serpong untuk bertemu dengan chef kawakan tersebut. Kami pun disambut ramah oleh juru masak yang sudah berpengalamaan lebih dari 25 tahun tersebut. Berikut ini obrolan santai kami dengan Gatot Susanto.

INDONESIAMAGZ.com :
Ceritanya bagaimana sih chef bisa sampai terjun ke dunia kuliner ?

Chef Gatot :
Saya sempat kuliah jurnalistik di suatu universitas ternama, karena pada waktu itusaya bercita-cita ingin jadi wartawan. Tetapi ditengah jalan saya butuh uang. Kemudian saya cari kerja dan dapat pekerjaan di industri kuliner.

INDONESIAMAGZ.com :
Lalu bagaimana dengan cita-cita jadi wartawanya chef?

Chef Gatot :
Manusiakan hanya bisa berencana, namun Tuhan yang menentukan. Tetapi saya pikir profesi ini sama saja dengan wartawan, kalau misalnya pekerjaan wartawan membuat tulisan yang enak dibaca, nah kalau saya membuat masakan yang  enak dimakan. Toh sama-sama membuat karya.

INDONESIAMAGZ.com :
Wah chef bisa saja. Lalu waktu pertama kali kerja di dunia kuliner di bagian apa chef?

Chef Gatot :
Pertama kali saya kerja di Sydney, Australia. Saya ditempatkan sebagai helper. Nah waktu itu saya kerja masih pake emosi, panik, berantakan dan sebagainya. Namun perlahan saya belajar dan terus belajar dan hingga kini saya pun sangat mencintai profesi ini.

INDONESIAMAGZ.com :
Lalu apa yang memotivasi chef untuk mengangkat derajat makanan Indonesia?

Chef Gatot :
Umumnya, orang Indonesia terlalu bangga dengan makanan dari negara lain. Padahal di Indonesia sangat kaya akan khasanah kulinernya. Tetapi sayangnya belum banyak orang Indonesia yang tahu akan potensi ini. Dan dalam hati, saya bersumpah untuk melakukan sesuatu terhadap makanan Indonesia. Meskipun sumbangsih saya tidak terlalu besar tetapi setidaknya dapat membawa makanan Indonesia dicintai di negeri sendiri.

INDONESIAMAGZ.com :
Langkah apa yang chef lakukan untuk merealisasikan hal tersebut?

Chef Gatot :
Mempromosikan kuliner Indonesia di hotel. Karena Selama ini mayoritas hotel berbintang hanya menyajikan masakan dari luar negeri , dan sangat jarang hotel yang mau mengakomodir kuliner khas Indonesia. Oleh sebab itu kami membawa sajian-sajian lezat legendaris yang ada di kaki lima ataupun pasar-pasar agar bisa dinikmati di hotel.

INDONESIAMAGZ.com :
Bagaimana caranya chef? Apakah membawa pedagangnya ke hotel?

Chef Gatot :
Bukan seperti itu strateginya. Jadi pihak kami bekerjasama dengan pakar kuliner Bondan Winarno sudah melakukan riset dan mengeksplor ragam kuliner khas Indonesia. Misalnya di Tangerang, karena hotel Atria berlokasi di Gading Serpong, Tangerang. Di sini ada beberapa tempat yang tak jauh dari lokasi hotel Atria yang menyajikan sajian khas dan legendaris. Contohnya bubur benteng, laksa, asinan dan masih banyak lagi.

INDONESIAMAGZ.com :
Soal rasa bagaimana chef?

Chef Gatot :
Ini bagian yang paling seru, kami tidak akan berani membawa makanan ini ke hotel jika tidak melakukan riset terlebih dahulu. Untuk mendapatkan cita rasa yang serupa, saya pun berperan seperti detektif, misalnya saja saya harus mengikuti si pedagang ke pasar untuk memerhatikan bahan-bahan apa saja yang dibeli untuk dipergunakan dalam mengolah masakan.

INDONESIAMAGZ.com :
Lalu bagaimana respon pengunjung hotel?

Chef Gatot :
Sejauh ini banyak dari tamu hotel yang menyukainya, hal ini dikarenakan cita rasa kuliner yang kami tawarkan sama persis dengan para pedagang tersebut.

INDONESIAMAGZ.com :
Chef ini kan sudah keililing dunia, masakan Indonesia apa sih yang digemari oleh orang bule?

Chef Gatot:
Nasi goreng dan olahan mie seperti mie pangsit sangat digemari, namun memang mencari masakan tersebut di luar negeri itu sangat susah sekali.

INDONESIAMAGZ.com :
Lalu menurut chef, masakan Indonesia apa yang paling mendunia?

Chef Gatot:
Saya rasa rendang masih menjadi sajian nomer satu Indonesia di dunia. Hal ini karena rendang mempunyai cita rasa yang begitu kaya serta dengan pengolahan yang unik ditambah lagi dengan bumbu-bumbu yang melimpah.

INDONESIAMAGZ.com :
Menurut chef, seperti apa sih gambaran masakan Indonesia pada umumnya?

Chef Gatot :
Rata-rata masakan Indonesia kaya akan bumbu, hal inilah yang membuat cita rasa masakan Indonesia unggul ketimbang masakan negara lain. Terlebih lagi jika kita bisa kreatif dalam mengolah bahan-bahan, maka masakan Indonesia ini bisa menjadi nomer satu di dunia.

INDONESIAMAGZ.com :
Pesan apa yang ingin chef sampaikan untuk para idPeople?

Chef Gatot :
Mari bersama-sama kita cintai masakan Indonesia, Agar kuliner Indonesia tetap lestari dan dikenal di dunia.

 

 

Comments

Komentar