INDONESIAMAGZ.com – Track yang di hiasi bebatuan yang berbentuk anak tangga akan terlewati ketika tracking di gunung yang berada di daerah Jawa Barat itu. Teriakkan monyet serta siulan beberapa suara burung semakin menegaskan idPeople berada di sebuah hutan belantara.

Gunung Gede memiliki ketinggiaan 2.958 mdpl dengan pesona dan track yang membuat para pendaki rindu untuk datang kembali. Kurang lebih 50.000 pendaki per tahun, menjelajah gunung yang berada di daerah Bogor itu.

Untuk mendaki gunung Gede diberlakukan sistem booking 3 sampai 30 hari sebelum pendakian. Hal ini dilakukan untuk membatasi jumlah pendaki yang akan tracking ataupun camping. Bila ingin mendaki ada 3 jalur pilihan yaitu jalur Cibodas, jalur Gunung Putri dan jalur Salabintana. Biasanya, para pendaki memilih jalur Cibodas untuk naik dan jalur Gunung Putri untuk turun. Hal itu dilakukan karena track naik jalur Cibodas yang cukup menantang dan diimbangi ketika turun melalui jalur Gunung Putri yang lumayan bersahabat.

Pendaki wajib lapor dan menunjukkan surat-surat perijinan di pintu Gerbang masuk basecamp Cibodas. Barang bawaan seperti pisau, radio, sabun, odol dan barang-barang yang mengandung bahan kimia dianjurkan untuk tidak dibawa untuk mendaki. Jalur Cibodas menyediakan beberapa pos tempat peristirahatan yang berupa bangunan beratap yang sangat bermanfaat untuk berteduh dan menghangatkan badan. Awal pendakian dimulai dengan menyusuri jalan setapak berbatu, melintasi kawasan hutan tropis yang lebat.

Kicauan burung dan suara monyet akan menyambut para pendaki sejak dari pos penjagaan. Kemudian pendaki akan berjalan di atas jembatan kayu sepanjang kurang lebih 1 km, jalur kembali menapaki jalan berbatu hingga sampai di Pos Panyancangan Kuda. Di lokasi ini terdapat persimpangan jalur (pertigaan), kanan ke arah air terjun Ciberem, sedangkan arah ke puncak ambil jalur lurus. Mulai dari pertigaan, jalur pendakian mulai menanjak dan berliku-liku melewati jalan setapak dari batuan yang terjal.

Pendaki akan melewati Pos Kandang Batu, di pos ini akan di manja dengan air hangat yang menyegarkan badan. Setelah itu jalur mulai landai dan sedikit menurun hingga Pos Kandang Badak (2.395 mdpl). Bagi pendaki sebaiknya mengisi persediaan airnya di pos Kandang Badak, karena perjalanan berikutnya akan susah memperoleh air. Setelah kandang Badak perjalanan menuju puncak sangat menanjak dan melelahkan disamping itu udara sangat dingin sekali.

Untuk menuju puncak gunung gede pendaki menyusuri punggungan yang terjal, di sini terdapat sebuah tempat yang disebut Tanjakan Setan, tempat ini sangat terjal dan dilengkapi dengan tali baja untuk berpegangan. Dari atas tanjakan ini pendaki bisa memandang panorama puncak gunung Pangrango yang sangat indah. Hempasan angin kencang sangat terasa di tempat ini. Puncak gunung gede terlihat memanjang. Pendaki biasanya langsung turun ke alun-alun Surya Kencana untuk mendirikan tenda. Hamparan padang edelweis menjadi pesona tersendiri apalagi di dukung dengan pemandangan bukit yang mengapit alun-alun Suraya Kencana.

Comments

Komentar