INDONESIAMAGZ.com – Hunting makanan dengan cita rasa khas yang menggoda selera pasti mengelitik benak semua orang. Apalagi kuliner yang sudah menjadi bagian dari sejarah Indonesia. Bisa dibilang makanan legendaris yang tidak lapuk digerogoti jaman dan masih eksis hingga kini. Cita rasa khas menjadi setiap orang untuk mencicipinya.

Ragusa Es Itali

Sumber : kenyangbego.wordpress.com

Berkunjung ke Ragusa adalah ritual yang mesti dilakukan jika bertandang ke Jakarta. Bangunannya masih berdiri kokoh di Jl. Veteran I No.10, di samping another landmark kota Jakarta, Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Bangunan ini adalah salah satu cabang yang tersisa dari (tadinya) 20 cabang yang kini sudah almarhum. Di sini dijadikan sebagai pusat pembuatan dan penjualan. Disambut bangunan cat berwarna putih dengan mode arsitektur Belanda, Ragusa mengajak pengunjung untuk sebentar saja menilik masa lalu. Tembok dihiasi bingkai-bingkai foto masa kejayaan Ragusa. Ruangannya memanjang dengan kursi rotan kuno dan meja bulat yang sudah dipenuhi pengunjung. Kedai es krim tradisional tanpa bahan pengawet ini rupanya masih berada di hati para penggemarnya.

Gado-Gado Bonbin

sumber  : www.okefood.com

Sudah berusia setengah abad, Gado-Gado Bonbin tetap mempertahankan citarasa. Bumbu dan rasa orisinil menjadi ciri khas yang tidak lekang oleh waktu. Sejak masih lajang hingga telah mempunyai anak cucu, rumah makan sederhana yang berlokasi di Jalan Cikini IV No 5, Jakarta Pusat, ini tetap menjadi tujuan konsumen bersantap. Konsistensi rasa menjadi rahasia gado-gado Bonbin. Pengolahan gado-gado diracik sendiri mulai bumbu kacang, merebus sayuran, termasuk membuat lontong untuk tambahan gado-gado. Sepiring gado-gado dengan lontong dijual seharga Rp25.000, kalau pakai nasi tambah Rp2.000 lagi. Gado-gadonya saja dibanderol dengan harga Rp23.000. Anda yang ingin membuktikan kelezatan Gado-Gado Bonbin silakan datang langsung. Tempat ini buka setiap hari pukul 10.00–17.00 WIB.

Soto Betawi H. Ma’ruf

sumber  : www.goindonesia.com

Warung soto betawi yang berada di kawasan Taman Ismail Marzuki, Cikini ini soal rasa terkenal legendaris di Jakarta. Bisnis Soto Betawi ini sudah dirintis sejak tahun 1940-an. Istimewanya soto betawi ini terletak pada penggunaan bumbu tradisional tanpa menggunakan bumbu olahan atau pun penyedap rasa. Kuahnya pun tidak terlalu kental. Sedangkan daging yang digunakan dalam Soto Betawi ini adalah daging pilihan. Cita rasa khas betawi lantas terasa ketika Anda menikmati satu porsi soto betawi. Harga yang ditawarkan cukup bersahabat, untuk satu porsi Anda cukup merogok kocek 26 ribu rupiah.

Roti Tan Ek Tjoan

sumber  : m.life.viva.co.id
Walaupun bukan makanan pokok Indonesia, roti memang memiliki penggemarnya tersendiri. Di Jakarta,  ada satu toko roti yang telah berumur puluhan tahun. Tan Ek Tjoan namanya. Toko roti yang diambil dari nama pendirinya ini telah berdiri sejak 1921. Walaupun pertama kali didirikan di Bogor, Jawa Barat, pabrik dan toko roti ini menetap di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.  Sejak dahulu sampai sekarang, para pedagang keliling tetap menjajakan roti-roti Tan Ek Tjoan dengan gerobak. Setiap paginya, para pedagang ini berangkat dari pabrik ke sekujur Jakarta untuk memasarkan roti. Kini, Tan Ek Tjoan masih mempertahankan kualitas rotinya yang tebal, padat dan tak terlalu lembut. Roti itu juga tak kenal bahan pengawet, agar tetap segar dan bercita rasa alami. Range harga rotinya pun cukup mengugah selera, mulai dari lima ribu sampai sepuluh ribu rupiah.

Warung Tinggi Coffee

sumber  : www.pegipegi.com

Setelah puas mencicipi berbagai makanan legendaris di ibukota, tidak ada salahnya mampir di kedai kopi tertua di Jakarta, Warung Tinggi. Bisnis kopi Warung Tinggi sudah dimulai sejak tahun 1878 lalu dan berlokasi di kawasan Hayam Wuruk, tepatnya Jalan Tangki Sekolah. Awalnya Warung Tinggi beroperasi bukan hanya sebagai warung kopi, tapi juga warung nasi, bahkan warung kelontong yang menjual barang-barang keperluan rumah tangga. Di sini kamu bisa menemukan sekitar 200 jenis kopi dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk kopi luwak yang menjadi populer selama beberapa tahun terakhir. Kalau kamu masih ragu dengan kualitas kopi yang disajikan Warung Tinggi, kamu patut tahu bahwa Warung Tinggi juga kerap mendapat pesanan dari konsumen luar negeri.

Comments

Komentar