INDONESIAMAGZ.com – Pulau Bulat, pasti belum banyak dari idPeople yang tahu keberadaanya. Pulau yang termasuk di dalam gugusan kepulauan seribu ini adalah salah satu jejak kejayaan pria yang pernah menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia selama 32 tahun.

Sayangnya pulau Bulat kini seperti ditinggalkan dan tidak terawat, hanya ada penjaga pulau saja. Rasa takjub sekaligus sedih menyaksikan kemegahan fasilitas yang perlahan pudar dan menua. Padahal pulau ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata.

Sebuah bangunan penginapan cukup besar dan pendopo yang sangat luas, masih berdiri kokoh di kelilingi pohon-pohon pinus. Ada jalan setapak yang menghubungkan kedua bangunan itu dengan tempat tinggal penjaga, bangunan penyimpan mesin jenset, tanki air, dermaga, serta landasan helikopter.

Potret kemewahan juga terlihat dari deretan speedboat yang terpajang di tepian pulau, jembatan menjorok ke laut, serta meja bilyard yang lapuk dimakan serangga. Tentu ada beribu kisah pernah tergores ketika pulau ini masih menjadi tempat peristirahatan mewah keluarga Soeharto.

Pulau Bulat dikelilingi tembok pemecah ombak. Di antara tembok itu ada sebuah celah diapit dua tiang serupa gerbang. Perahu kami melewati celah tersebut agar dapat berlabuh. Kesan pertama menjejak Pulau Bulat terasa sangat nyaman.

Tiada sampah dan kotoran yang berserakan. Hanya daun-daun pinus kering yang luruh tertiup angin, dan pengunjung yang asyik bermain, berlari, bahkan sekedar duduk saja di atas hamparan pasir. Tidak ada biaya masuk pulau yang harus dibayar. Hanya perahu motor yang dipungut ongkos singgah, sekedar untuk biaya kebersihan pulau.

Comments

Komentar