INDONESIAMAGZ.comidPeople, Siapa yang bisa tahan dengan hidangan Nasi Kapau yang masih ngebul dengan aroma sambal hijau yang harum, paduan aneka gulai seperti Gulai Tunjang (Kikil), Gulai Bana (Otak), Dendeng Balado atau Rendang yang sudah dinobatkan sebagai salah satu makanan terenak di dunia. Bahkan menurut CNN kelezatan rendang ini mengalahkan Kebab Turki, Lasagna Italia, Fajitas Meksiko, dan Pho Vietnam!

Eits..meski begitu kali ini kita tidak akan cerita soal rendang, tapi kita mau cerita salah satu rumah makan padang yang masih asli, dalam artian cara masak dan bumbunya masih otentik atau minimal sangat dekat dengan aslinya yang ada di Sumatera Barat sana.

ayam gulai

Salah Satunya adalah Rumah Makan Padang Uni Kapau Jaya atau yang lebih dikenal RM. Kapau Jaya yang berlokasi di Jl. Dipatiukur Bandung ini. Hampir semua masakannya bisa dibilang otentik atau asli. Ini dapat dilihat pada kuahnya yang kental, pedasnya yang pas, aroma daun kunyit yang menggugah selera pada gulai dan harumnya aroma asam kandis pada aneka masakan ikan.

Tidak heran banyak perantauan Sumatera Barat menjadikan RM. Kapau Jaya sebagai destinasi kuliner wajib untuk mengenang kampung halaman. Selain rasanya otentik, harganya yang terjangkau, pegawai disini juga masih banyak yang berbahasa Padang dalam melayani pengunjung.

Ada 3 Menu yang jadi rekomendasi kalau kesini, dan semuanya jarang ada di Rumah makan Padang lain. Kesulitan mengolahnya seringkali jadi alasan utama, yang pertama adalah Gulai Tunjang (Kikil), lalu ada Gulai Bana (Otak) dan yang terakhir adalah Rendang tentunya. Semua rasanya dominan asin gurih (karena tidak pakai gula) dengan santan yang kental dan aroma daun kunyit yang semerbak pada Gulainya. Rendangnya juga gak kalah juara! warnanya kehitaman sebagai tanda bahwa Rendang disini dimasak dalam waktu yang lama sehingga bumbu meresap sempurna. Buat yang belum tahu, semakin lama rendang dimasak, atau dihangatkan, rasanya akan semakin kaya.

Selain ketiga makanan diatas, kita juga bisa menikmati Ketupat Sayur dan Soto Padang pada pagi hari dan Sate Padang pada sore dan malam hari. Di sini juga tersedia camilan khas Sumatera Barat seperti lamang Baruo, Lapek Naga Sari, dan Lapek Bugih. Lokasinya yang berdekatan dengan kampus dan kos-kosan mahasiswa membuat rumah makan ini selalu ramai pembeli, terutama pada jam makan siang.

Sumber: ceritaperut.com

Comments

Komentar