INDONESIAMAGZ.com, PEKALONGAN – Satu lagi kuliner unik yang bisa dinikmati pecinta kopi. Yaitu, kopi tahlil. idPeople bisa menemukan penjual minuman ini di sekitar alun-alun kota batik di Pekalongan.

Kopi tahlil, dari namanya tentu kita bisa menebak, minuman ini ada hubungannya dengan ritual tahlilan. Dan, ternyata memang benar. Konon, kopi ini biasa dihidangkan pada saat tahlilan, kegiatan mengaji bersama untuk mendoakan orang yang baru meninggal dunia.

Penasaran mencoba rasanya, idPeople bisa langsung mencicipi minuman khas kota batik ini. Di sebelah alun-alun, berdekatan dengan Masjid Agung, ada warung lesehan kopi tahlil. Pemiliknya bernama Ibu Mislia. Saat ditanyakan makna dari sebutan kopi ini, ia membenarkan, bahwa minuman yang dijualnya itu memang salah satu syarat hidangan di acara tahlilan.

Kopi Tahlil dikalangan masyarakat pesantren dikenal sebagai minuman penjaga stamina tubuh, terutama mengatasi rasa kantuk saat menjalani ibadah.

kopi tahlil bergeser menjadi komoditas yang dijajakan di Pekalongan. Selain “asal muasal”nya tersebut, kopi tahlil juga memberikan cita rasa yang aduhai bagi para penikmatnya. Bukan hanya bubuk kopi yang diseduh dengan air panas, kopi tahlil juga “dibumbui” dengan aneka rempah-rempah seperti jahe, kapulaga, sereh, kayu manis dan sebagainya.

idPeople juga bisa menambahkan susu kental manis di dalamnya. Alhasil, begitu tegukan pertama meluncur ke tenggorokan, sensasi yang berbeda akan muncul: kenikmatan aroma kopi kaya rempah dengan kehangatan yang dialirkannya ke dalam tubuh kita. Seolah ada suntikan energi baru yang mengalir melalui perantara kopi tahlil ini.

Comments

Komentar