INDONESIAMAGZ.com – idPeople, perkembangan film Indonesia saat ini tidak lepas dari berbagai produksi film tanah air pada masa lalu yang menyajikan jalan cerita dan teknik visual yang berbeda dengan film yang beredar saat ini. Ada banyak film Indonesia yang menjadi terkenal di masa lalu, tetapi tidak diketahui oleh generasi masa sekarang. Untuk itu FLIK Rumah Sinema Indonesia yang didukung Galeri Indonesia Kaya mengajak penikmat seni bernostalgia dan menyaksikan film Aku Cinta Padamu hari ini di Auditorium Galeri Indonesia Kaya.

Pemutaran film Aku Cinta Padamu (1974) merupakan bentuk kepedulian FLIK Rumah Sinema Indonesia yang ingin mengenalkan film Indonesia yang terkenal di masanya, tetapi tidak diketahui oleh generasi masa sekarang. Film Indonesia bermutu yang dahulu sempat terbengkalai ini kemudian berhasil direstorasi agar dapat diturunkan ke generasi masa depan.

Film yang diproduksi pada 1974 ini dibintangi oleh Sophan Sophiaan dan Widyawati. Film ini bercerita tentang Arni Sulaiman (Widyawati) yang gagal bunuh diri di sebuah sungai keruh. Ia ditolong dan dirawat di rumah-warung Indun, yang bersebelahan dengan rumah wartawan foto, Baron Isfandari (Sophan Sophiaan), yang biasa dipanggil Bung. Seiring waktu, benih cinta pun tumbuh diantara keduanya.

Pada kesempatan ini, penikmat seni juga diajak berdiskusi dengan Widyawati, artis senior Indonesia. Bincang ini akan memberi gambaran bagaimana film Aku Cinta Padamu diproduksi dan bagaimana industry film pada masa itu berkembang.

 

Comments

Komentar