INDONESIAMAGZ.com – Yeay hujan datang, enaknya makan yang segar-segar bikin air liur tidak terbendung yah idPeople. Satu lagi kuliner khas bogor yang wajib idPeople cicipi. Jika idPople jalan-jalan ke Bogor, jangan hanya mencicipi aneka olahan berbahan talas saja idPeople.

Pengunjung dan penduduk Kota Hujan yang butuh makan berat nan nikmat, bisa menjajal sop kambing yang ditawarkan kedai Bang Hasan Kumis.

Kedai sederhana ini bisa dijangkau dengan mudah. Dari arah Jakarta, setelah keluar tol Jagorawi, ambil arah kiri. Kurang lebih 1 kilometer putar balik sekitar 100 meter. Papan nama yang jelas membuat idPepple akan mudah mengenali kedai yang tersempil di antara rerukoan. Apalagi, kedai yang punya menu andalan sop kambing ini tak pernah sepi pengunjung.

Kedai yang berdiri sejak tahun 1997 ini, dalam waktu satu jam, lebih dari 50 pengunjung datang. Tentu omzetnya juga setimpal dengan jumlah pengunjung.
Kedai berukuran sekitar 100 meter persegi ini mampu menampung lebih dari 50 orang pengunjung.

Sekarang, kedai yang buka sepanjang hari ini sudah memiliki tiga cabang di kawasan Bogor. “Selama masa puasa jam buka dikurangi, baru buka sore,” kata Muhammad Tuhid, penanggung jawab kedai Bang Hasan Kumis.

Tuhid yang sudah bekerja di kedai sop kambing milik Rubito sejak tahun 1998 ini mengungkapkan, sejak berdiri kedai ini memang selalu ramai pengunjung. Tak sedikit pengunjung yang setia sejak kedai berdiri hingga sekarang.

Mereka kenal dari mulut ke mulut, katanya. Tuhid bilang, tak ada resep khusus atau bumbu rahasia dalam pengolahan dan penyajian sop kambing di kedang Bang Hasan Kumis. Namun kedai ini hanya menggunakan paha belakang kambing sebagai bahan baku sop. Alasannya, di bagian itu banyak daging, empuk dan tak banyak serat. Untuk membuat kaldu sop, bahan utamanya tulang iga. Yang berbeda di sini sopnya memakai kuah susu, itu saja, ujar dia.

Untuk menikmati semangkok sop kambing, Anda bisa memilih sendiri potongan daging. Oh, iya, di sini juga tersedia daging sapi. Anda bisa memilih mulai paru, otak, daging, jeroan, lidah sapi, atau kaki kambing sebagai isian sop.
Potongan-potongan itu akan dilengkapi dengan kentang, daun bawang, dan tomat.

Tak lupa guyuran kuah susu yang sudah diolah dengan kaldu dan rempah-rempah.
Sluurppp….kuah susu hangat nan segar tanpa rasa eneg pun menggoyang lidah. Potongan daging yang empuk bakal membuat Anda tak berhenti menyedoknya lagi. Biar lebih menantang, tambahkan sambal.

Bila butuh menu tambahan, Anda bisa cicipi sate kambing yang dibumbui sambal kacang ketika dibakar. Lalu sate yang tersaji di hotplate itu dinikmati dengan sambal kecap. Nyuuss…empuk, manis, pedas jadi satu. Cocok dicemil tanpa nasi.

Untuk menikmati sepuluh tusuk sate kambing, uang yang harus dirogoh Rp 40.000. Sedang harga semangkok sop ditentukan banyak potongan daging yang Anda pilih. Harga per potong daging mulai Rp 9.000 sampai Rp 13.500.

Sumber : wartaagro.com

Comments

Komentar