INDONESIAMAGZ.com – Setelah absen satu tahun, Tour de Bintan kembali diselenggarakan pada 1-3 April 2016 dengan melibatkan sekira 70 tim balap sepeda dari 40 negara. Ajang ini merupakan salah satu satu perlombaan internasional yang akan melibatkan 800 orang peserta.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bintan, Luki Zaiman Prawira, mengatakan bahwa memang terjadi penurunan jumlah peserta dibandingkan Tour de Bintan di lima tahun sebelumnya.

“Mulai dari penyelenggaraan 2009 hingga 2014, rata-rata peserta kami mencapai seribu lebih. Tahun ini menurun hanya 800 peserta karena ada pemindahan jadwal penyelenggaraan, sebelumnya Tour de Bintan selalu diselenggarakan pada bulan November namun sekarang dipindahkan ke bulan April,” kata Luki saat konferensi pers Tour de Bintan 2016 di Kementerian Pariwisata, Selasa (22/3).

Pesepeda yang berpatisipasi sebanyak 30% berasal dari Singapura, Inggris 19%, Australia 12%, sementara Indonesia menyumbang 6%, sisanya berasal dari Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Jepang, Perancis dan Selandia Baru. Lanjut Luki, dominasi warga Singapura di acara ini mugkin karena dipengaruhi letaknya yang dekat dengan Pulau Bintan.

Fokus dari Tour de Bintan 2016 adalah perjalanan sejauh 153 km yang melewati area pusat Pulau Bintan pada stage 1. Meskipun tidak ada tanjakan besar di lintasan tetapi medan tidak selalu datar dan perjalanan ini melibatkan perbukitan yang berkelok serta cuaca yang panas.

Rute tur dibuat bervariasi setiap tahun untuk menampilkan sisi yang berbeda dari Bintan. Tahun ini penyelenggara lomba, MetaSport, telah merancang Prologue Time Trial Course yaitu balapan pembuka sepanjang 12 km yang dilangsungkan sebelum stage 1 dimulai. Dengan adanya prologue, diharapkan kompetisi ini memberikan tantangan tersendiri dan semakin menarik.

Selain itu, Tour de Bintan tahun ini dibagi menjadi dua kelompok, yakni Kelas Kompetitif yang terbagi menjadi 4 kategori yaitu kategori 1, kategori 2 dan 3 untuk pria, serta 1 kategori wanita.

Tour de Bintan juga menawarkan Gran Frondo atau Big Ride bagi pengendara sepeda yang ingin mengalami pengalaman bersepeda seperti pro dalam rute penuh namun tanpa harus merasa terbebani karena berkompetisi. Gran Frondo ditujukan bagi mereka yang memiliki jiwa petualang tinggi dimana tur mencakup 2 hari bersepda dengan total lintasan 260 km, sementara untuk mereka yang hanya ingin bersepeda satu hari dapat memilih Gran Frondo Classic (153 km) dan Gran Frondo Challenge (82 km).

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, mengatakan bahwa Kementerian Pariwisata mendukung penuh Tour de Bintan dan berharap ajang ini mendatangkan banyak wisatawan. “Dari acara ini, ditargetkan kedatangan wisman sebanyak 2.000 orang, dan wisnus sebanyak 3.000 orang. Menurut penelitian, sport event membuat 80% wisatawan ingin kembali lagi ke destinasi tersebut. Data yang diperoleh MetaSport, acara Tour de Bintan berhasil membuat 60% wisatawan kembali,” jelas Arief Yahya.

Ia juga menjelaskan, Provinsi Kepulauan Riau, dimana Tour de Bintan diselenggarakan, termasuk ke dalam kawasan Great Batam yang tahun ini diharapkan dapat menyerap kunjungan wisman sebanyak 2,5 juta wisman.

Informasi dan keterangan silakan kunjungi laman: www.tourdebintan.com

Sumber : indonesia.travel

Comments

Komentar