INDONESIAMAGZ.com – Taman Nasional Tambora di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan dikembangkan sebagai kawasan pariwisata petualangan berbasis ecotourism yang menjaga kelestarian lingkungan. Tidak akan dibangun kemewahan di sekitar gunung setinggi 2.850 m dpl ini untuk menjaga agar ekosistem Taman Nasional Tambora tidak rusak.

Gubernur Nusa Tenggara Barat, TGH M Zainul Majdi, menjelaskan bahwa wisata itu bukan berarti kemewahan tapi keindahan, keramahtamahan dan kesiapan daerah untuk membangun pariwisata.

“Dahulu Kabupaten Dompu tidak bisa maju katanya, karakter orangnya keras-keras. Beberapa tahun belakangan ini, percepetan indeks manusia Kabupaten Dompu paling tinggi di NTB. Bisa jadi akan menjadi yang paling tinggi di NTB,” kata TGH M Zainul Majdi, saat acara puncak Festival Pesona Tambora 2016 di Doro Ncanga, Sabtu (16/4).

Lanjutnya, agar ekosistem Taman Nasional Tambora tidak rusak, maka akan dilibatkan Kelompok Sadar Lingkungan (pokdarwis) untuk mengawasi kebersihan lingkungan Tambora.

Bupati Dompu, Bambang M Yasin, menambahkan bahwa jika ingin berwisata ke Taman Nasional Tambora, jangan bayangkan tidur di hotel bintang 3 atau 5 karena ini merupakan kawasan wisata petualangan. Tambora akan menyuguhkan sesuatu yang tidak ditemukan di tempat lain. Wisatawan disarankan membawa tenda sendiri dan peralatan masak sendiri.

“Kami sedang membangun sumur bor dalam dan membangun toilet umum sebagai fasilitas. Kalau kami membangun hotel nanti tidak ada lagi padang savana di Tambora, yang ada malah kemewahan,” jelas Bambang M Yasin.

Sementara itu, Siti Nurbaya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, telah menyiapkan sebuah master plan untuk mengembangkan Taman Nasional Tambora. Sudah ada site plan yang ditetapkan dan taman nasional ini akan dibagi menjadi beberapa zonasi.

“Kita akan bagi menjadi beberapa zona, yaitu zona inti, zona rimba, zona manfaat, zona rehabilitasi, zona tradisiomal, zona dan khusus. Semuanya akan saling mengisi secara terintegrasi, kita ciptakan wisata alam yang unik yang cuma ada satu di dunia,” kata Siti Nurbaya.

Pesona Festival Tambora 2016 sendiri berlangsung di Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu pada 11-16 April. Rangkaian utama Festival Pesona Tambora 2016. Acara ini diisi oleh kegiatan Tambora Running Ultra Run 320 K, 100 K, Tambora Ultra 50 K dan 25 K. Ada juga Tambora Bike Camp, Tambora Festival, dan Tambora Literary, Festival Film di Pulau Satonda, serta pameran seni rupa dan instalasi art-arche di Galeri Seni Satonda. Dalam post event Festival Pesona Tambora 2016 akan ada kegiatan Klik Fotografi Trip Tambora.

Selain itu terdapat kegiatan trail adventure, sepeda gunung, memancing, paramotor dan kegiatan lainnya. Seperti tahun sebelumya, kegiatan ini juga menghadirkan pengembangan ekonomi kreatif, penghijauan hutan kawasan Gunung Tambora, pameran produk unggulan seperti kopi tambora, pasar rakyat, serta pesta kuliner khas daerah.

Kementerian Pariwisata mendukung penuh pengembangan pariwisata Taman Nasional Tambora, salah satunya melalui penyelenggaraan Festival Pesona Tambora 2016. Dana sebesar 4,5 miliar ddiberikan oleh membiayai kurang lebih 18 item kegiatan di festival tersebut. Acara ini juga dikaitkan dengan peluncuran program pengembangan kawasan ekonomi Teluk Saleh-Pulau Moyo-Tambora (Samota) yang memiliki potensi ekonomi sebesar Rp 11 triliun.

Acara pembukaan dan acara puncak Festival Pesona Tambora dimeriahkan oleh pawai ribuan wanita Dompu yang menggunakan rimpuh atau jilbab khas, juga terdapat aksi terjun payung dari pasukan marinir. Termasuk, keterlibatan satu kapal perang KRI Karang Pilang.

Sumber : indonesia.travel

Comments

Komentar