INDONESIAMAGZ.com, BATAM – Jika idPeople ke kota Batam berkunjunglah ke Jembatan Barelang yang telah menjadi ikon Kota Batam. Bahkan “Golden Gate” ala Indonesia ini telah populer sebagai landmark-nya Pulau Batam. Apabila Kota Jakarta identik dengan Monas maka orang akan mengidentikan Kota Batam dengan Jembatan Barelang (Barelang Bridge).

Jembatan Barelang adalah nama enam buah jembatan yang menghubungkan Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru. Pembangunan jembatan ini diprakarsai oleh B.J Habibie yang merupakan Ketua Otorita Batam pada periode tahun 1978 sampai dengan 1998.

Jembatan ini dibangun untuk memfasilitasi pulau-pulau tersebut untuk mendukung wilayah industri di Kepulauan Riau khususnya Pulau Batam dan sekitarnya. Jembatan ini menjadi simbol Pulau Batam dan merupakan situs wisata yang populer. Ada pula yang menyebutnya Jembatan Habibie karena beliaulah yang mengawasi proyek pembangunannya.

Nama Jembatan Barelang yang di berikan oleh masyarakat setempat ternyata lebih popular ketimbang nama aslinya yaitu Jembatan Fisabilillah. Nama “Barelang” oleh masyarakat diambil dari nama-nama pulau yang dihubungkan oleh jembatan tersebut; Batam, Rempang, dan Galang. Jembatan Barelang memiliki nama lain, Jembatan Habibie atau Jembatan satu.

Jika ingin ber-selfie ria dengan latar belakang “Golden Gate” ala Batam ini, maka lanjutkan perjalanan ke Jembatan Narasinga. Karena dari sini merupakan tempat lain yang paling cocok untuk ber-selfie. Selain itu, dari jembatan ini pula, pengunjung dapat melihat sebuah pulau yang sangat kecil tidak berpenghuni, dan hanya terdiri dari bebatuan yang sudah terkikis air laut.

Agar dapat lebih menikmati perjalanan di jembatan ini, pengunjung disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi. Namun, jika tidak memiliki kendaraan pribadi, anda dapat menggunakan Metro Trans (angkutan umum di Kota Batam) dengan tarif antara Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu.

Comments

Komentar