INDONESIAMAGZ.com – Setiap idPeople yang pernah bertemu Don Hasman pasti kagum akan prestasinya. Pria berusia 75 tahun itu telah mendaki banyak gunung di dunia, menjelajah suku-suku pedalaman, tetapi tetap bersahaja dan tak segan berbagi kepada sesama.

Don Hasman, fotografer senior kelahiran Jakarta, 7 Oktober 1940 ini sudah mulai memotret sejak usia 11 tahun. Saat itu Don kecil menggunakan kamera merk Voigtlander milik sang kakak. Pada tahun 1968, Don memulai karirnya sebagai fotografer profesional.

Dia adalah orang Indonesia pertama yang mendaki Himalaya. Berbagai puncak gunung tertinggi di dunia sudah ditaklukkannya. Puncak tertinggi yang pernah dipijaknya adalah Nuptse, di kawasan Himalaya yang masuk wilayah geografis Nepal. Wilayah ini terletak 6.150 meter di atas permukaan laut. Pendakian ini dilakukannya tahun 1978, dimana baru 9 tahun kemudian rekor tersebut kemudian diperbaharui oleh orang Indonesia lainnya. Prestasi ini mengukirkan nama Don Hasman sebagai orang Indonesia pertama yang berhasil menginjakkan kakinya di Himalaya.

Di usianya yang menginjak 70 tahun, ia melakukan perjalanan yang terbilang luar biasa. Dengan bermodal berjalan kaki dari Saint Jean Pied de Port hingga Katredal Santiago de Compostela, Spanyol, ia menempuh seribu kilometer dengan tujuan mengabadikan semua yang dilihatnya dengan kamera. Perjalanan ini ditempuhnya dalam waktu 35 hari. lebih dari 14.000 foto berhasil diperoleh dalam perjalanan ini.

Pada tahun 2009, Don Hasman masih kuat mendaki gunung Tambora untuk menyusun buku fotografi tentang gunung yang berada di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat itu. Gunung Tambora jadi legendaris lantaran letusannya pada April 1815 tercatat sebagai yang terbesar dalam sejarah dunia. Kedahsyatan letusan gunung yang menewaskan 92.000 jiwa itu bahkan membuat bumi tersaput abu letusan selama setahun serta tak ada musim panas.

Jiwa petualang suami dari Suryati ini amat mendukung hobi fotografinya. Oleh sebab itu, ia lebih dikenal sebagai fotografer spesialis alam. Hampir semua hal yang diabadikannya saat melanglang buana naik turun gunung bernilai seni tinggi. Bahkan bekas-bekas aliran air pun menjadi karya foto yang menarik. Mengutip pernyataan Don Hasman di situs Landscape Indonesia, “Foto bagus adalah foto yang bisa menggugah perasaan. Foto yang menggugah bisa menginspirasi orang yang melihatnya. Membuat orang melakukan sesuatu,” ujar fotografer senior berdarah campuran Betawi, Sunda, Malaysia, China, dan Portugis ini.

Terlepas dari semua pencapaian dan prestasinya, Don Hasman dikenal sebagai sosok yang bersahaja. sukses dan dan selalu menjadi inspirasi Oom Don.

Comments

Komentar