INDONESIAMAGZ.com – idPeople pernah tau buah krai? dibulan suci Ramadhan bagi warga muslim Banyuwangi identik dengan buah krai idPeople, karena setiap memasuki bulan suci ini, buah yang rasanya mirip dengan buah blewah ini selalu diperdagangkan.

Krai yang masuk rumpun buah mentimun ini daging buahnya tebal dan beraroma harum yang khas. Setiap Ramadhan banyak orang yang berburu buah satu ini untuk dijadikan suguhan ta’jil.

Daging buahnya yang tebal dan manis bisa disajikan dengan berbagai menu. Biasanya, Krai yang hampir serupa dengan blewah tersebut dijadikan campuran minuman dingin nan manis. Bisa pula di-mix dengan bahan lain seperti buah Jeruk, Sirup atau dengan gula pasir saja sudah menyuguhkan kesegaran.

Meski memiliki rasa yang nikmat, Hanya menjelang bulan Ramadhan saja buah tersebut ditanam. Bukan karena tidak tumbuh, namun karena sengaja menjaga kekhasannya.

Tohairi (71) adalah salah satu petani yang menanam buah Krai tersebut. Petani asal Dusun Cungkingan, Desa Badean, Kecamatan Kabat, Banyuwangi tersebut sengaja menanam buah Krai dua bulan sebelum Ramadhan.

“Awal bulan Rajab sudah mulai menanam. Tepat 60 hari pas awal Ramadhan sudah bisa panen,” aku Tohairi kala ditemui di lahan sawah Krai-nya pada Rabu (14/6). Buah Krai sendiri, menurut Tohairi, merupakan jenis tanaman yang mudah dalam perawatannya dan tidak membutuhkan banyak air.

Oleh karena itu, jelas Tohairi, Krai cocok ditanam di daerah pinggir pantai seperti di desa Badean ketimbang di daerah tinggi seperti halnya di daerah Songgon.

Setiap hektarnya, setiap hari bisa dipanen antara 500-600 buah berukuran sedang. Para petani menjual dengan per paket yang terdiri dari ukuran besar, sedang dan kecil. Terdiri dari 5-8 buah dengan harga Rp. 12.500. Sekali tanam, para petani bisa memanen buahnya hingga 20 hari ke depan.

Petani buah Krai tidak kebingungan untuk menjual hasil panennya. Karena setiap pagi usai memanen, para pembeli telah berdatangan ke sawahnya untuk memborong buah Krai-nya.
Para pembeli sendiri, usai membelinya di petani langsung membawanya ke pasar atau bidak-bidak di pinggir jalan yang banyak dijumpai selama bulan Ramadhan.

Buah Krai ini memang banyak ditemukan di daerah Kabat, banywuangi. Di daerah tersebut, terdapat belasan penjual buah yang mangkal setiap harinya. Namun, buah ini juga mudah didapatkan di sejumlah pasar Banyuwangi

Comments

Komentar