INDONESIAMAGZ.com – Ada yang menarik idPeople disela-sela keseruan Tour de Singkarak (Tds) 2016 etape pertama yang berlangsung di Ngalau Indah, Payakumbuh, Sumatera Barat, Sabtu (6/8). Panitia setempat menggelar aksi yang cukup unik untuk menghibur para penonton yang menanti kedatangan pebalap TdS tersebut.

Tidak mau kalah dengan dengan para pebalap sepeda Tour de Singkarak, masyarakat Payakumbuh menggelar olahraga tradisional Pacu Itiak atau adu balap itik terbang. Olahraga ini memberi warna tersendiri disela-sela keseruan TdS melihat beberapa ekor bebek terbang.

Saat Pacu Itiak, itik dipegang oleh pemilik itik kemudian dilemparkan ke udara sehingga itik akan terbang ke udara menuju garis finish yang telah disepakati sebelumnya. Itik-itik tersebut terbang dibagi menjadi 3 kelas, yaitu kelas 1000,1200, dan 2000 meter.

Itik yang diperlombakan adalah itik yang khusus berusia antara 4 sampai 6 bulan. Keunikan dari perlombaan ini adalah pada tempat penyelenggaraan yang bukan dilakukan di sungai atau kolam melainkan di udara. Kecepatan terbang itik dengan jarak terbang yang telah ditentukan.

Itik yang terbang melaju menyentuh garis finish terlebih dahulu dialah pemenangnya. Olahraga khas Minangkabau ini sengaja dihadirkan untuk melestarikan budaya terlebih TdS ini merupakan even Internasional.

Comments

Komentar