INDONESIAMAGZ.com, Padang – Dengan berakhirnya etape ke delapan yang memulai start dari Bukit Tinggi dan berakhir di Tugu Merpati Perdamaian Kota Padang, Minggu (14/8). Menandai Berakhirnya Tour de Singkarak (TdS) 2016 maka usai sudah hajatan Kementerian yang merupakan hajaratPariwisata kali ini.

TdS yang sudah kali ke delapan terselengara ini memberikan dampak langsung bagi Provinsi Sumatera Barat, dan Kabupaten atau Kota yang dilalui lintasan TdS.

Tds membuat nama Sumbar semakin mendunia dan dikenalorang, di hari pertama TdS berlangsung Sabtu (6/8). TdS menjadi populer didunia maya dan sempat menjadi trending topic dengan taggar #tds2016 dan #tdsingkarak2016.

Race Director Tour de Singkarak 2016, Jamaludin Mahmood menuturkan bahwa balapan TdS kali ini menjadi perbincangan didunia maya dan membuat Sumbar semakin dikenal Dunia, versi www.worldcyclingstats.com. Ada tiga kriteria yang dijadikan indikator yaitu pemberitaan media massa, media sosial dan keterlibatan masyarakat. 

“Memang benar, Tour de Singkarak 2016 sempat menjadi trending topic di media sosial. Ini menunjukkan jika kejuaraan ini banyak mendapatkan perhatian,” kata Jammal saat usai balapan TdS etape delapan, Minggu (14/8).

Dengan selesainya kejuaraan yang masuk seri kedelapan ini maka secara resmi ditutup oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno. Dalam kesempatan tersebut juga hadir Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Bidang Pasar Personal Kementerian Pariwisata, Raseno Arya.

Comments

Komentar