INDONESIAMAGZ – Polemik bantuan PT Telkom untuk Rumah Ibadah di Indonesia belum juga usai.Setelah beberapa hari lalu dalam sebuah ciutan di media sosial terkait bantuan PT Telkom ke Mesjid sebesar 100 juta Rupiah dan bantuan ke Gereja sebesar 3,5 Milyar Rupiah yang sampai sekarang tidak mendapat respon dari Direktur Utama PT Telkom Alex Sinaga.

Menanggapi polemik yang belum terselesaikan tersebut, Edy Sofyan selaku Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menganggap bantuan PT Telkom untuk Rumah Ibadah yang akhir akhir ini menjadi polemik akan berdampak sistemik terhadap kerukunan antar ummat beragama.

“Polemik ini akan mengakibatkan dampak sistemik terhadap kerukunan antar ummat beragama,” ungkap Edy Sofyan di Makassar (26/04/2018).

Edy juga mengungkapkan mestinya Direktur Utama PT Telkom dalam memberikan bantuan haruslah adil karena setiap bantuan apa pun bentuknya haruslah berlandaskan kepada asas keadilan.

“Kami dari PB HMI jelas mengecam tindakan yang dilakukan Direktur Utama PT Telkom yang tidak berlandaskan kepada asas keadilan dalam memberikan bantuan ke rumah rumah ibadah, dikarenakan adanya ketimpangan dana bantuan untuk mesjid sebesar 100 juta rupiah dengan gereja sebesar 3,5 Milyar rupiah,” tegasnya.

Edy melanjutkan bahwa, tindakan Direktur PT Telkom juga akan memperkeruh situasi nasional karena tindakannya berdampak pada stabilitas negara menjelang tahun politik nasional 2019.

Edy sofyan yang juga merupakan mantan ketua umum HMI Makassar berharap agar polemik terkait bantuan PT Telkom tersebut dapat segera terselesaikan.

“Kami dari PB HMI berharap agar kiranya polemik bantuan PT Telkom ke rumah rumah ibadah dapat terselesaikan agar tidak mengganggu kerukunan antar ummat beragama kedepannya,” tutupnya.

Sekedar diketahui polemik bantuan PT Telkom ke rumah rumah ibadah muncul setelah adanya ciutan ciutan di media sosial dan beberapa artikel yang memuat tentang bantuan PT Telkom tersebut.

 

Comments

Komentar