INDONESIAMAGZ – Avip Priatna bersama The  Resonanz Children’s Choir (TRCC) dinobatkan sebagai pemenang grand final European Grand Prix for Choral Singing  di Maribor, Slovenia (21/4).

European Grand Prix (EGP) for Choral Singing merupakan acara yang mempertandingkan para juara umum dari enam kompetisi paduan suara paling disegani di Eropa dan telah berlangsung selama 30 tahun.

Kemenangan ini mengukir sejarah baru TRCC di dunia paduan suara, pertama kalinya paduan suara Indonesia menjadi juara EGP.

Pada kompetisi EGP, TRCC bersaing dengan para juara umum tahun 2017 dari kompetisi lainnya. Sebut saja, Allmänna Sången dari Swedia (juara umum International Choral Competition Gallus Maribor di Slovenia), Coro Musica nova dari Roma, Italia (juara umum Florilège Vocal de Tours, di Perancis), The Stockholms Musik gymnasium Chamber  Choir dari Swedia (juara umum International May Choir Competition di Bulgaria), dan Beijing Philharmonic Choir dari Tiongkok (juara umum Concorso Polifónico Guido d’Arezzo di Italia).

Dengan berkekuatan 44 penyanyi anak-anak, TRCC tampil membawakan tujuh buah karya, yaitu Ad Amorekarya Lee R. Kesselman, Duo Seraphim karya Thomas Luis de Victoria, Der Wassermann karya Robert Schumann, Salve Regina karya komposer Indonesia, Ivan Yohan, Steal Away Arr. Gwyneth Walker, 137 Hip Street karya komposer Indonesia, Fero Aldiansya Stefanus (b.1988), dan lagu tradisional Bali berjudul Janger  yang di aransemen oleh Agustinus Bambang Jusana.

“Dengan bisa tampil di kompetisi ini, kita sudah menjadi juara, jadi jangan ada beban. Pokoknya bersenang-senang saja. saya terus berbicara begitu kepada mereka. Mereka jadi lebih tenang dan berhasil menampilkan yang terbaik sehingga mampu meraih juara dalam kompetisi tersebut,” ujar Avip Priatna, Direktur Musik The Resonanz Music Studio dalam acara syukuran yang diselenggarakan di Balai Resital Kertanegara (25/4).

 

Comments

Komentar