TANGERANG – #idPeople, Kali ini Pemerintah Kota Tangerang, Provinsi Banten melalui Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) kembali menggelar event tahunan yaitu Festival Cisadane.

Berlangsung pada tanggal 25 Agustus sampai 1 September 2018 di Jalan Benteng Makasar, Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Festival Cisadane di Kota Tangerang, merupakan satu dari 7 destinasi wisata “Seven Wonders” andalan Banten, “Festival Cisadane dihadirkan selain untuk promosi pariwisata Seven Wonders Banten, juga untuk memeriahkan event besar Asian Games 2018,” ungkap Rina Hernaningsih, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang.

Rina Hernaningsih juga berharap, para atlet maupun supporter yang datang ke Jakarta dapat berkunjung ke Festival Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang, berdekatan dengan Bandara International Soekarno Hatta.

“Festival Cisadane ini juga akan diajukan sebagai Calender of Event (CoE). Ini bentuk kesungguhan kami demi mendukung program Pemerintah untuk mencapai 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara,” tutur Eneng Nurcahyati, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten.

“GenPi Kota Tangerang dan GenPi Banten bekerjasama dengan GenPi di seluruh Indonesia turut mendukung Festival Cisadane, dengan melakukan promosi melalui media sosial mulai dari pra acara, pada saat acara, sampai pasca acara”, ujar Korry El Yana Ketua Generasi Pesona Indonesia (GenPi) Kota Tangerang.

Korry juga menjelaskan, setelah melakukan promosi aktif secara online GenPi, secara offline juga aktif bekerjasama dengan dinas terkait untuk meramaikan Festival Cisadane 2018.

Perhelatan Festival Cisadane 2018 melibatkan 3 Dinas sebagai pelaksana yang saling bahu-membahu dalam mensukseskan event besar di Kota Tangerang ini. Pertama, Dinas Pemuda dan Olahraga bertugas menyelenggarakan berbagai perlombaan seperti Lomba Perahu Kayo Kayak Se Banten dan Lomba Dragon Boat Nasional Kedua, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bertanggung jawab atas berbagai kegiatan seni dan kebudayaan seperti Lomba Perahu Hias, Lomba Band, dan Lomba Tari Kreasi.

Ketiga, Kepala Dinas Koperasi dan UKM yang menggarap pameran UMKM mulai dari kuliner hingga produk unggulan khas Kota Tangerang dan Banten.

Di tahun lalu, Festival Cisadane mendapatkan omset sekitar Rp 1,7 Miliar dari para pedagang, ada sekitar 150 stan kuliner maupun produk unggulan, 80 UKM dan 70 Organisasi Perangkat Daerah yang ambil bagian dalam event pariwisata tahunan ini. Setiap harinya, lebih dari 4 ribu pengunjung, datang menyaksikan beragam acara seru yang disuguhkan di Festival Cisadane 2017.

Tak mau kalah dengan kemeriahan tahun lalu, Festival Cisadane 2018 juga akan menghadirkan lebih beragam atraksi kebudayaan dan kesenian yang menarik. Banyaknya lomba dengan hadiah jutaan rupiah disiapkan pemerintah Kota Tangerang.

Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Kota Tangerang juga ikut meramaikan dalam karnaval pawai budaya bersama warga Kampung Bekelir dan Kampung Markisa.

Festival Cisadane 2018 akan menampilkan atraksi hiburan dan lomba yang diikuti oleh semua lapisan masyarakat, dari dalam maupun luar Kota Tangerang.

Sabtu 25 Agustus menampilkan National Premier Dragon Boat, Paramotor, Gambang Kromong, Cosplay dan Barongsai. Selanjutnya pembukaan Festival Cisadane 2018 oleh Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah serta Wakil Walikota Tangerang Sachrudin didampingi Kepala Disbudpar Kota Tangerang Rina Hernaningsih dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati.

Sebelum Pembukaan, Walikota dan Perahu hias tersebut adalah hasil karya dari para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tangerang kemudian ada berbagai penampilan juga dari berbagai daerah. Seperti Fire Dance dari Komunitas Obin Bandung, Fly Board dari Bali Hover Board Water, dan Tari Kolosal menceritakan tentang pembangunan di Kota Tangerang dari Sanggar Pusbitari.

Minggu, 26 Agustus akan diramaikan oleh Premier Open Dragon Boat dan aksi Pramuka Peduli Sungai dengan bersih-bersih Sungai Cisadane oleh Pramuka se-Kota Tangerang.

Selanjutnya lomba Band yang di ikuti oleh 36 grup band se-Jabodetabek.

Senin, 27 Agustus, akan ada Lomba Tari Kreasi yang diikuti oleh 36 grup se-Jabodetabek. Disusul dengan Lenong Betawi dari Dewan Kesenian Tangerang (DKT).

Selasa, 28 Agustus akan ada Lomba Perahu Kayo Kayak se-Banten dengan 2 kategori yaitu U-21 dan dewasa. Kemudian Musikalisasi Puisi yang dibawakan oleh Dewan Kesenian Tangerang (DKT).

Rabu, 29 Agustus, akan ada final Lomba Perahu Kayo Kayak dan penampilan dari Dewan Kesenian Tangerang dengan Pentas Drama Kolosal.

Kamis, 30 Agustus, lomba Dragon Boat Nasional dan Tari Cokek dari Sanggar Si Patmo dan Calung dari Sanggar Gesti Kananda Berlanjut penampilan Wayang Golek.

Jumat 31 Agustus, merupakan final dragon boat nasional yang akan dimulai pada pukul 9 pagi sampai Pukul 5 sore. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan wayang golek dimalam harinya.

Sabtu 1 September adalah acara penutupan yang diawali dengan Laporan Penutupan Festival Cisadane 2018 oleh Kepala Disbudpar Kota Tangerang Rina Hernaningsih. Kemudian sambutan sekaligus penutupan oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.

Disusul dengan berbagai karnaval, diantaranya ada marchingband, Lembaga Seni Budaya Betawi, Obin Egrang, Kuda Ronggeng Sumedang, Dulalak Kuda Lumping, Liong dan masih banyak lagi. Kemudian pengumuman pemenang lomba sekaligus penampilan para pemenang lomba Band dan lomba tari, sekaligus pemberian hadiah, kemudian dilanjutkan oleh penampilan dari Grup musik Ada Band. – YW –

Comments

Komentar