Indonesiamagz – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) melanjutkan rangkaian Gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman) di wisata alam Tulung Ni’ Lenggo, Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur pada Senin (24/08/2020).
Hadir dalam peresmian Gerakan BISA di Tulung Ni’ Lenggo, Direktur Pengendalian Strategis Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Hasan Abud kagum dengan destinasi alam yang berada di Kampung Tembudan tersebut karena menawarkan keindahan alam yang sungguh memesona dan berpotensi menarik banyak wisatawan.
Hasan Abud mengatakan, Tulung Ni’ Lenggo akan lebih meyakinkan wisatawan untuk berkunjung jika menerapkan Gerakan BISA. Peningkatan kembali geliat sektor pariwisata Kampung Tembudan di kala COVID-19 dapat dimulai dengan langkah awal seperti memakai masker.
“Gerakan BISA merupakan antisipasi protokol kesehatan karena kita semua tidak akan tahu kapan pandemi ini berakhir. Dengan adanya Gerakan BISA, diharapkan protokol kebersihan sesederhana memakai masker dapat diterapkan secara disiplin,” kata Abud Hasan dalam sambutannya.
Lanjutnya lagi, Tulung Ni’ Lenggo akan lebih menarik jika sedikit dipoles dengan memberikan story telling kepada para wisatawan. Sebab selain menawarkan keindahan, destinasi wisata alam yang kerap disebut telaga biru ini juga memiliki keunikan tersendiri yang sangat menarik jika dapat diceritakan mengenai sejarah maupun ekosistemnya.
“Kita harus lebih kreatif dalam mengemas destinasi wisata, karena selain lokasinya yang indah, pengunjung juga akan tertarik dengan cerita di balik keberadaan tempat ini. Misalnya saja dari segi sejarah, budaya maupun adat masyarakat setempat,” ujarnya.
Hasan Abud juga menyampaikan apresiasi atas keindahan wisata di Berau. Potensi ini harus didukung pengembangan yang lebih serius. “Merupakan peranan kita semua untuk mengembangkannya. Saya yakin Berau akan semakin menjadi destinasi unggulan pariwisata Nasional,” katanya.
Hal senada diucapkan oleh Hetifah Sjaifudian Wakil Ketua Komisi X DPR RI yang juga Ketua Panitia Kerja Pemulihan Pariwisata. Ia menyatakan perasaan bangganya terhadap destinasi wisata di Berau dan Kalimantan Timur pada umumnya.
“Pada masa pandemi, para wisatawan selain mencari destinasi yang indah juga mencari destinasi yang aman, sehat, dan bersih. Oleh karena itu, gerakan ini diharapkan sebagai awal mula dan momentum pembukaan destinasi secara menyeluruh dengan menerapkan protokol kesehatan dengan baik,” katanya.
Sebagai permulaan dukungan, di masa pemulihan pariwisata ini, Gerakan BISA diharapkan membantu hal kebersihan, keindahan, kesehatan, dan keamanan di destinasi pariwisata. Sejauh ini, Gerakan BISA sudah dilaksanakan di 64 lokasi, 16 propinsi, dan 38 kabupaten dan kota.


