INDONESIAMAGZ
  • ARTIKEL
    • BERITA PARIWISATA
    • DESTINASI WISATA
    • PANDUAN WISATA
    • KULINER
    • AGENDA
  • ID PEOPLE
  • VIDEO
    • JALAN JAJAN
    • VIDEO KEMENPAR
    • VIDEO PENDEK
  • ID STORIES
Instagram
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Subscribe
INDONESIAMAGZ
INDONESIAMAGZ
  • ARTIKEL
    • BERITA PARIWISATA
    • DESTINASI WISATA
    • PANDUAN WISATA
    • KULINER
    • AGENDA
  • ID PEOPLE
  • VIDEO
    • JALAN JAJAN
    • VIDEO KEMENPAR
    • VIDEO PENDEK
  • ID STORIES
  • ARTIKEL
  • BERITA PARIWISATA

10 Sultan di Nusantara Hadiri Festival Pesona Cirebon

  • Maret 31, 2016
  • Reza Antares P
Telah Dibaca : 877

INDONESIAMAGZ.com – Cirebon Kota Udang. Kini, julukan itu terasa tidak tepat lagi idPeople. Karena kota di pesisir utara Jawa Barat itu mempunyal banyak kekayaan kuliner selain udang.

Sebut saja di antaranya yang sudah terkenal tahu gejrot, nasi jamblang, sego lengko dan empal genthong juga intip, emping besar, kripik mlarat, tjampolay serta es doger. Dalam hal wastra atau fashion, Cirebon memiliki batik trusmi dan corak batik berupa gambaran awan yang dikenal sebagai motif mega mendung. Sementara keseniannya ada Sintren, Tarling, Gembyung, Sandiwara Cirebonan dan lukisan kaca. Dalam hal sejarah dan pusat peradaban ada Keraton Kasepuhan peninggalan Sunan Gunung Jati yang terpelihara indahnya, Gua Sunyaragi dan yang modern adalah Waterland.

Cirebon memang mempunyai segalanya. Dan kini, Cirebon menjadi kota penting dan pusat lalu-lalang arus perekonomian di Pulau Jawa. Bayangkan, setelah jalur rel ganda (double track) selesai dibangun maka ada 200 perjalanan kereta api melintasinya tiap hari untuk jurusan Jakarta, Semarang dan Jogja.

Selain itu, jarak Cirebon ke Jakarta semakin dekat yaitu cukup empat jam saja berkat jalan tol Cipali. Belum lagi potensi baharinya yang sudah terkenal sejak lama. Sementara itu, Cirebon kini telah disesaki oleh 200 hotel. Apa arti semua itu? Cirebon adalah pusat pertumbuhan baru ekonomi yang tetap memelihara kekayaan berbagi ragam budaya khasnya yang wajib dinikmati.

Dan.yang tak boleh dilupakan adalah peranan Kasepuhan yang saat ini dipimpin oleh Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadingrat SE sebagain pengayom sendi-sendi kehidupan orang Cirebon. Seperti inisiatif beliu dalam penyelenggaraan Festival Pesona Cirebon, suatu gelaran berbagai kekuatan dan kekayaan seni-budaya khas Cirebon yang berlangsung pada 31 Maret hingga 2 April ini.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun mengungkapkan kegembiraan terhadap Festival Pesona Cirebon. Menurutnya, gelaran Festival Pesona Cirebon adalah perpaduan antara cultural value atau nilai budaya yang kuat berkat peranan Kasepuhan Cirebon sebagai pusat kebudayaan, kesenian dan kuliner dengan commercial value berupa pengelolaan kegiatan yang menarik banyak wisatawan.

“Cirebon itu sudah kuat di budaya. Sudah tidak perlu diragukan lagi atraksi dari sisi ini. Tetapi budaya saja tidak cukup, harus ditemukan commercial value-nya, sehingga menghasilkan kombinasi yang serasi, dan menjadikan Cirebon sebagai salah satu destinasi terbaik. Apalagi jaraknya dengan ibu kota, pusat market pariwisata sangat dekat,” ungkap Arief Yahya.

Kementerian Pariwisata menilai Cirebon memiliki potensi wisata yang lengkap yaitu budaya, alam, religi, kuliner maupun sejarah. Karena itu Kementerian Pariwisata mendukung penyelenggaraan Festival Pesona Cirebon. Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal, Kementerian Pariwisata, Raseno Arya, mengungkap bahwa pihaknya telah mempromosikan Festival Pesona Cirebon ke seluruh Indonesia bahkan luar negeri sejak beberapa waktu lalu. Sebab, tambahnya, Festival Pesona Cirebon adalah bagian dari promosi pariwisata Pesona Indonesia maupun Wonderfull Indonesia.

Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat SE mengungkapkan bahwa Festival Pesona Cirebon akan berlangsung di seantero kota dengan tampilan berbagai acara kesenian dan ragam kuliner, utamanya di Keraton Kasepuhan dan pelabuhan. Menurutnya, Cirebon sebagai pusat tujuan wisata yang lengkap. Ada wisata budaya, alam, religi, sejarah dan tentu saja kuliner. Hal yang menarik lagi, Sultan Sepuh XIV mengundang dua belas kesultanan lain yang ada di Nusantara. Mereka adalah Kesultanan Sumbawa, Kesultanan Ternate, Kesultanan Tidore, Kesultanan Bacan, Kesultanan Bintan, Kesultanan Kutai Kartanegara, Kesultanan Deli, Kesultanan Luwu, Kesultanan Sumedang Larang, Kesultanan Kanoman, Kadipaten Pakualaman, Kesultanan Malaka dan Kerajaan Jipang. Kesemuanya telah hadir di Cirebon.

Selain mereka, sejumlah duta besar hadir yaitu Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Duta Besar Korea Selatan, Duta Besar Turki dan Duta Besar Thailand juga President International Cheng Ho dari Singapura.

Sedangkan Kementerian Pariwisata melengkapi rangkaian acara tersebut dengan seminar nasional yang bertema optimalisasi wisata bahari Indonesia. Banyak peserta dari berbagai lembaga dan daerah-daerah. Tentu saja Cirebon sebaga contoh kota yang telah mengelola wisata baharinya.

AGENDA UTAMA

Kamis 31 Maret

Gamelan Renteng di Keraton Kasepuhan.

Pegelaran seni di Panggung Budaya Sunyaragi

Seminar nasional optimalisasi wisata bahari Indonesia.

Jum’at 1 April

Jaran Lumping di Pesanggrahan Sunyaragi.

Seni Hadaroh di Srimaganti Keraton Kasepuhan.

Seni Gembyungbdi Astana Gunung Jati.

Lomba hias perahu, lomna dayung dan lomba ngajala di Pantai Waterland.

Ragam kesenian di Panggung Sunyaragi

Sabtu 2 April

Buroq dan Sisingaan di Pesanggrahan Sunyaragi.

Gembyung di Astana Gunungjati.

Aneka tarian di Srimaganti Keraton Kasepuhan.

Comments

comments

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Related Topics
  • Cirebon
  • Festival Pesona Cirebon
  • Kementrian pariwisata
  • pesona indonesia
  • Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat
Reza Antares P

Journalist yang seneng naik gunung, jalan-jalan kepantai, maen bola, basket kadang-kadang, demen ngedukung Persib Bandung sama bangga sebagai Milanista. Hidup Aing, Kumaha Aing!

Previous Article
  • ACARA
  • AGENDA
  • ARTIKEL

Deep and Extreme Indonesia 2016 Kembali Hadir di JCC

  • Maret 30, 2016
  • Reza Antares P
View Post
Next Article
  • ACARA
  • AGENDA
  • ARTIKEL
  • BERITA PARIWISATA

Malang Tuan Rumah Indonesia Creative Cities Conference Expo 2016

  • Maret 31, 2016
  • Reza Antares P
View Post
You May Also Like
View Post
  • BERITA PARIWISATA
  • KULINER
  • ULASAN HOTEL

 “A Wishful Ramadan” di All Nite & Day Hotel Kebon Jeruk

  • Dede Suhadi
  • Februari 26, 2026
View Post
  • BERITA PARIWISATA

Komitmen InJourney di Nataru 2026: Sanur Jadi Pusat Pesta Musik dan Budaya Kelas Dunia

  • Dede Suhadi
  • November 18, 2025
ITO 2026
View Post
  • BERITA PARIWISATA

Forwaparekraf ITO 2026: Navigasi Baru Pariwisata Indonesia Bertumpu pada Keberlanjutan dan Dominasi Generasi Z

  • Dede Suhadi
  • Oktober 30, 2025
Donor darah
View Post
  • BERITA PARIWISATA

All Nite & Day Kebon Jeruk Gelar Donor Darah Akbar pada 27 Oktober 2025

  • Dede Suhadi
  • Oktober 8, 2025
View Post
  • BERITA PARIWISATA

Menteri Pariwisata dan Gubernur DKI Sepakat Berkolaborasi Perkuat Sektor Pariwisata

  • Dede Suhadi
  • Juli 4, 2025
View Post
  • BERITA PARIWISATA

Menteri Pariwisata Tekankan Pentingnya Kolaborasi Wujudkan Keamanan-Kenyamanan Wisatawan

  • Dede Suhadi
  • Juli 3, 2025
View Post
  • BERITA PARIWISATA

Pastikan Kesiapan Destinasi, Menteri Pariwisata Sosialisasikan Surat Edaran Libur Sekolah 2025

  • Dede Suhadi
  • Juni 24, 2025
Liburan Sekolah
View Post
  • BERITA PARIWISATA

Menteri Pariwisata Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan saat Berwisata di Musim Libur Sekolah

  • Dede Suhadi
  • Juni 21, 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERLANGGANAN

Masukkan e-mail Anda untuk berlangganan konten kami

INDONESIAMAGZ
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
© Copyright 2013 - 2022 | INDONESIAMAGZ.com | Hak Cipta Dilindungi

Input your search keywords and press Enter.