INDONESIAMAGZ
  • ARTIKEL
    • BERITA PARIWISATA
    • DESTINASI WISATA
    • PANDUAN WISATA
    • KULINER
    • AGENDA
  • ID PEOPLE
  • VIDEO
    • JALAN JAJAN
    • VIDEO KEMENPAR
    • VIDEO PENDEK
  • ID STORIES
Instagram
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Subscribe
INDONESIAMAGZ
INDONESIAMAGZ
  • ARTIKEL
    • BERITA PARIWISATA
    • DESTINASI WISATA
    • PANDUAN WISATA
    • KULINER
    • AGENDA
  • ID PEOPLE
  • VIDEO
    • JALAN JAJAN
    • VIDEO KEMENPAR
    • VIDEO PENDEK
  • ID STORIES
  • ARTIKEL
  • BUDAYA

Khudo Galih Manggolo, Kuda Lumping Modern dari Trenggalek

  • Februari 14, 2020
  • Ronalds
Telah Dibaca : 1,209

INDONESIAMAGZ – Kuda lumping adalah salah satu kesenian tradisional Jawa yang menggambarkan sekelompok prajurit penunggang kuda. Tarian ini sangat populer di masyarakat Jawa, khususnya Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Kuda yang di gunakan dalam tarian ini bukanlah kuda sungguhan, namun kuda yang terbuat dari bambu yang di anyam dan dibentuk dan dihias menyerupai kuda. Kebanyakan Kuda lumping menonjolkan tarian dengan mengutamakan unsur magis dan berbahaya seperti makan beling (pecahan kaca), berjalan di atas pecahan kaca atau beberapa atraksi berbahaya lainnya.

Namun, tidak dengan ‘Kudho Galih Manggolo’. Paguyuban kesenian kuda lumping yang dipimpin oleh Mbah Bayan Yoto dari Desa Malasan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, ini mengutamakan gerakan tari.

Kesenian Kudho Galih Manggolo, dari Trenggalek, Jawa Timur.

Tarian dalam kuda lumping ‘Kudho Galih Manggolo’ menggambarkan jiwa kepahlawanan para parjurit berkuda dalam peperangan. Tidak lagi ada lagi unsur magis aksinya.

“Kudho Galih Manggolo boleh dikatakan kreasi kuda lumping modern. Selain tarian kepahlawanan para prajurit berkuda, juga menampilkan kreasi lagu-lagu tradisional jawa yang dikemas modern. Tidak hanya itu kami bahkan bisa menampilkan juga pelawak terkenal untuk menghibur para penonton,” jelas Mbah Bayan Yoto.

Lebih lanjut Mbah Bayan Yoto menjelaskan, pertunjukan kuda lumping Kudho Galih Manggolo yang berjumlah 40 personel ini bukan dilakukan di tanah lapang lagi. Namun sudah di atas panggung ukuran 8 x 10 meter dengan desain panggung berlatar belakang candi. Untuk menambah keindahan penampilan pertunjukan malam hari, permainan lampu menjadikan efek pertunjukan semakin seru, bagus dan keren.

Kesenian Kudho Galih Manggolo, dari Trenggalek, Jawa Timur.

Dalam pertunjukannya, Penari Kuda Lumping biasanya terbagi menjadi 3 bagian. Pada bagian pertama biasanya dilakukan oleh beberapa penari wanita, dengan menunggangi kuda mereka menari dengan gerakan yang lembut dan dinamis.

Kemudian pada bagian kedua, biasanya dimainkan oleh beberapa penari pria. Pada bagian ini para penari menari dengan gerakan yang menggambarkan keberanian para prajurit penunggang kuda di medan pertempuran. Dan yang terakhir adalah bagian yang dimainkan oleh beberapa pria yang menunggangi kuda. Sambil memainkan pecut, mereka menari mengikuti iringan musik.

Mbah Bayan Yoto menambahkan, saat ini Paguyuban Kuda Lumping Kudho Galih Manggolo tidak hanya tampil di wilayah Kabupaten Trenggalek saja, namun sudah bermain di kota lain di Jawa Timur. Bahkan, Kudho Galih Manggolo selalu menjadi langganan tampil mengisi acara hajatan personal, peringatan ulang tahun perusahaan maupun Instansi pemerintah.

“Cita-cita kami ingin tampil di Ibu Kota Jakarta, semoga ada perusahan swasta maupun BUMN yang bersedia melestarikan budaya daerah kuda lumping dengan memanggil Kudho Galih Manggolo ,” pungkasnya.

Comments

comments

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Related Topics
  • Jawa Timur
  • Kuda Lumping
  • Trenggalek
Ronalds

Journalist

Previous Article
  • ACARA
  • ARTIKEL
  • KULINER
  • MAKANAN

Shihlin Raih Berbagai Penghargaan dan Sertifikat Sepanjang 2019

  • Januari 16, 2020
  • Ronalds
View Post
Next Article
  • Uncategorized

Ads Mall Memberikan Kemudahan Di Dunia Advertaising

  • Februari 14, 2020
  • Ronalds
View Post
You May Also Like
View Post
  • ARTIKEL

Presiden Joko Widodo Sahkan Perpres untuk Akselerasi Industri Gim Nasional

  • Dede Suhadi
  • Februari 20, 2024
View Post
  • ACARA
  • ARTIKEL
  • DESTINASI WISATA

Menparekraf Imbau Dispar Daerah Bersiap Antisipasi Lonjakan Wisatawan Saat Libur Lebaran

  • Dede Suhadi
  • April 18, 2023
Pariwisata Kalimantan Selatan Semakin Menarik Tahun 2022
View Post
  • ARTIKEL
  • BERITA PARIWISATA

Pariwisata Kalimantan Selatan Semakin Menarik Tahun 2022

  • nasrullah
  • Februari 7, 2022
View Post
  • BUDAYA
  • DESTINASI WISATA

Desa Ini Jadi Ikon Pariwisata di Garut

  • Dede Suhadi
  • Oktober 30, 2021
View Post
  • ARTIKEL
  • SPONSORED ARTICLE

Yuk Baca Buku Perdana Billyani Tania

  • Dede Suhadi
  • Juni 14, 2021
View Post
  • ARTIKEL

Dukung Indonesia Bebas Covid-19 Central Park Neo Soho Agung Podomoro Jadi Sentra Vaksin Covid-19

  • Ronalds
  • Juni 11, 2021
View Post
  • ARTIKEL

Mal Ciputra Jakarta Menjadi Sentra Vaksinasi COVID-19

  • Ronalds
  • Mei 28, 2021
View Post
  • ARTIKEL
  • BERITA PARIWISATA

Libur Lebaran, Menparekraf Imbau Masyarakat Tetap Terapkan Prokes 3M

  • Dede Suhadi
  • Mei 12, 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERLANGGANAN

Masukkan e-mail Anda untuk berlangganan konten kami

INDONESIAMAGZ
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
© Copyright 2013 - 2022 | INDONESIAMAGZ.com | Hak Cipta Dilindungi

Input your search keywords and press Enter.