INDONESIAMAGZ.com – Satu pertiga Wilayah di Indonesia merupakan lautan, serta memiliki 33 destinasi menyelam. Indonesia memiliki potensi wisata bahari sangat menjanjikan, tetapi performansinya masih kurang baik.
Itulah yang disampaikan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya saat memberikan penghargaan kepada wartawan sebagai pemenang Lomba Menulis Wisata Bahari, Piala Menteri Pariwisata “Anugerah Pesona Bahari” di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata, Selasa malam (30/8).
Menpar Arief Yahya mengatakan, potensi wisata bahari Indonesia yang sedemikian besar belum menghasilkan kunjungan wisman yang maksimal.
Melalui tulisan, Menpar berharap para wartawan peserta lomba, selalu mempromosikan potensi wisata bahari yang dimiliki Indonesia sehingga akan lebih menggaung, termasuk daerah tujuan wisata bahari yang tersebar di seluruh pelosok tanah air dapat terpromosikan.
“Selain itu, diharapkan kegiatan ini bisa meningkatnya peran wartawan media massa nasional maupun daerah secara berkesinambungan menjadikan informasi pariwisata sebagai rubrik yang selalu dinanti oleh masyarakat Indonesia dan dunia internasional,” kata Arief Yahya.
Menurut Ketua Panitia Lomba, Tri Wibowo, Lomba Menulis Wisata Bahari ini selaras dengan konsep Nawacita, Presiden Joko Widodo yang salah satunya menitik beratkan pembangunan maritim Indonesia. “Peran serta rekan-rekan wartawan kami sangat hargai. Tujuan lomba ini sebagai promisi pariwisata. Hal ini ditujukan untuk lebih sering mengekspose wisata bahari di Indonesia. Salah satu bentuk apresiasi pemerintah kepada wartawan,” kata Tri Wibowo.
Tri Wibowo memaparkan, peminat lomba menulis wisata bahari yang berhadiah total Rp 500 juta pada tahun ini meningkat. Tercatat sebanyak 367 artikel wisata bahari yang telah terbit di media masing-masing masuk kemeja Dewan Juri, sedangkan pada tahun lalu hanya 209 artikel. Dewan Juri terdiri dari Didien Junaedy (Ketua GIPI/Sekjen Gahawisri); Raymond T. Lesmana (Praktisi Bahari); Prof. Krishna Nur Pribadi (Dosen/Akademisi); Arifin Hutabarat (Media); dan Esthy Reko Astuty (Pemerintah/Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kemenpar).
Artikel yang masuk ke Dewan Juri kemudian diseleksi dan akhirnya ditetapkan sebanyak 15 pemenang dengan kategori; Media Cetak Surat Kabar (5 pemenang; kuara I, II, III, harapan I, II); Media Cetak Majalah (5 pemenang; juara I, II, III, harapan I, II); dan Media Online (5 pemenang; juara I, II, III, harapan I, II). Setiap pemenang mendapatkan uang tunai dan Piala Menteri Pariwisata, sedangkan satu pemenang untuk kategori best of the best adalah yang mendapatkan nilai tertinggi dari ketiga kategori tersebut.
Berikut Nama Pemenang Lomba Penulisan Wisata Bahari Indonesia 2016 :
Untuk kategori media online, juara 3 sampai juara 1 masing-masing diraih oleh Edi Sutrisno dari beritakepri.com dengan judul ‘Serasan, Pendar Terpendam di Ujung Utara’, Ronny Adolof dari kompas.com dengan judul ‘Magnet Wisata Bahari di Tapal Batas Itu Bernama Miangas’ dan I Nengah Muliarta dengan judul ‘Mengintip Potensi Bawah Laut di Nusa Penida’.
Untuk kategori koran, juara 3 sampai juara 1 masing-masing diraih oleh Iis Zatnika dari Harian Media Indonesia dengan judul ‘Jamuan Alam di Teluk Triton’, Winda Destiana dari Harian Republika dengan judul ‘Mengejar Bono’ dan Ami Hermawan dari Media Koran dengan judul ‘Cantiknya Tanjung Kelayang Wisman Pun Mabuk Kepayang’.
Untuk kategori majalah, juara 3 sampai juara 1 masing-masing diraih oleh Yogi Wirawan dari Majalah Travel Club dengan judul ‘Gugusan Pulau Kecil Nan Cantik, Bernama Pulau Pengabatang’, Lukmanul Hakim dari Travel Club dengan judul ‘Tanjung Lesung Pantai Istimewa di Ujung Jawa’ dan Titik Kartitiani dari National Geographic dengan judul ‘Menumpang Pinisi Menghampiri Banggai’.
