INDONESIAMAGZ
  • ARTIKEL
    • BERITA PARIWISATA
    • DESTINASI WISATA
    • PANDUAN WISATA
    • KULINER
    • AGENDA
  • ID PEOPLE
  • VIDEO
    • JALAN JAJAN
    • VIDEO KEMENPAR
    • VIDEO PENDEK
  • ID STORIES
Instagram
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Subscribe
INDONESIAMAGZ
INDONESIAMAGZ
  • ARTIKEL
    • BERITA PARIWISATA
    • DESTINASI WISATA
    • PANDUAN WISATA
    • KULINER
    • AGENDA
  • ID PEOPLE
  • VIDEO
    • JALAN JAJAN
    • VIDEO KEMENPAR
    • VIDEO PENDEK
  • ID STORIES
  • ARTIKEL
  • BUDAYA
  • NUSANTARA

Ondel-ondel dan Jejak Peradaban Bali di Batavia

  • Desember 6, 2018
  • Dede Suhadi
Telah Dibaca : 7,208

INDONESIAMAGZ – Ogoh ogoh kerap muncul dalam perayaan Nyepi. Bentuknya unik dan ukurannya bervariasi, tetapi penampilan pada umumnya seperti boneka raksasa atau patung dengan bentuk yang menyeramkan.

Keberadaan Ogoh-ogoh tersebut ternyata tidak hanya terkenal dalam kebudayaan Bali. Di dalam sejarah perkembangan budaya, Ogoh-ogoh juga sampai ke Batavia dan memengaruhi kebudayaan masyarakat Betawi.

Seperti dilansir dari laman kebudayaan.kemdikbud.go.id, salah satu jejak pengaruh bangsa Bali pada kebudayaan Betawi adalah kesenian Ondel-ondel.

Orang-orangan raksasa ini berasal dari kesenian Barong Landung Bali. Selain ogoh ogoh, jejak budaya Bali yang terekam di Batavia juga terlihat dari tatanan bahasa suku Betawi.

Seperti akhiran-in dalam bahasa Betawi, misalnya dalam kata: mainin, nambahin, panjatin, dan lainnya merupakan hal yang lazim dalam tata bahasa Bali.

Pengaruh budaya Bali ini terbawa saat penyebaran orang Bali ke luar Pulau Bali. Sebagian besar orang Bali di Batavia didatangkan sebagai budak belian.

Ketika itu VOC banyak membeli budak dari penguasa Bali, karena saat itu di Bali masih berlangsung praktek perbudakan.

Tercatat pada tahun 1673, ketika itu penduduk Kota Batavia berjumlah 27.086 jiwa dan sudah terdapat sekitar 981 orang Bali.

Orang Bali memiliki jumlah yang besar, mereka bertempat tinggal di sejumlah kampung di luar kota, yaitu Kampung Krukut, Kampung Angke, dan Kampung Pisangan Batu, yang menurut de Haan telah ada sejak tahun 1687.

Satu kampung baru untuk orang Bali adalah Kampung Gusti yang dibangun pada tahun 1709 (Haris, 2007).

Menurut data tahun 1779, Etnis Banda bertempat di luar benteng kota, terutama di depan kota bagian barat dan timur.

Pada tahun 1715. Itulah penyebab masih tersisanya kosa-kata dan tata bahasa Bali dalam bahasa Betawi kini.

Comments

comments

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Related Topics
  • bali
  • batavia
  • betawi
  • Indonesia tourism
  • Kementerian Pariwisata
  • Ogoh-ogoh
  • Ondel-ondel
  • Pariwisata Indonesia
  • pesona indonesia
  • portal pariwisata
  • Portal pariwisata Indonesia
  • Wonderful Indonesia
Dede Suhadi

Previous Article
  • ARTIKEL
  • DESTINASI WISATA
  • ULASAN HOTEL

Unik dan Lokasinya di Rahasiakan, Inilah Bubble Hotel

  • Desember 6, 2018
  • Dede Suhadi
View Post
Next Article
  • ARTIKEL
  • BUDAYA
  • DESTINASI WISATA
  • NUSANTARA

Misteri Cantiknya Telaga Rambut Monte

  • Desember 6, 2018
  • Dede Suhadi
View Post
You May Also Like
View Post
  • ARTIKEL

Presiden Joko Widodo Sahkan Perpres untuk Akselerasi Industri Gim Nasional

  • Dede Suhadi
  • Februari 20, 2024
View Post
  • ACARA
  • ARTIKEL
  • DESTINASI WISATA

Menparekraf Imbau Dispar Daerah Bersiap Antisipasi Lonjakan Wisatawan Saat Libur Lebaran

  • Dede Suhadi
  • April 18, 2023
Pariwisata Kalimantan Selatan Semakin Menarik Tahun 2022
View Post
  • ARTIKEL
  • BERITA PARIWISATA

Pariwisata Kalimantan Selatan Semakin Menarik Tahun 2022

  • nasrullah
  • Februari 7, 2022
View Post
  • BUDAYA
  • DESTINASI WISATA

Desa Ini Jadi Ikon Pariwisata di Garut

  • Dede Suhadi
  • Oktober 30, 2021
View Post
  • ARTIKEL
  • SPONSORED ARTICLE

Yuk Baca Buku Perdana Billyani Tania

  • Dede Suhadi
  • Juni 14, 2021
View Post
  • ARTIKEL

Dukung Indonesia Bebas Covid-19 Central Park Neo Soho Agung Podomoro Jadi Sentra Vaksin Covid-19

  • Ronalds
  • Juni 11, 2021
View Post
  • ARTIKEL

Mal Ciputra Jakarta Menjadi Sentra Vaksinasi COVID-19

  • Ronalds
  • Mei 28, 2021
View Post
  • ARTIKEL
  • BERITA PARIWISATA

Libur Lebaran, Menparekraf Imbau Masyarakat Tetap Terapkan Prokes 3M

  • Dede Suhadi
  • Mei 12, 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERLANGGANAN

Masukkan e-mail Anda untuk berlangganan konten kami

INDONESIAMAGZ
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
© Copyright 2013 - 2022 | INDONESIAMAGZ.com | Hak Cipta Dilindungi

Input your search keywords and press Enter.