INDONESIAMAGZ
  • ARTIKEL
    • BERITA PARIWISATA
    • DESTINASI WISATA
    • PANDUAN WISATA
    • KULINER
    • AGENDA
  • ID PEOPLE
  • VIDEO
    • JALAN JAJAN
    • VIDEO KEMENPAR
    • VIDEO PENDEK
  • ID STORIES
Instagram
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Subscribe
INDONESIAMAGZ
INDONESIAMAGZ
  • ARTIKEL
    • BERITA PARIWISATA
    • DESTINASI WISATA
    • PANDUAN WISATA
    • KULINER
    • AGENDA
  • ID PEOPLE
  • VIDEO
    • JALAN JAJAN
    • VIDEO KEMENPAR
    • VIDEO PENDEK
  • ID STORIES
  • ARTIKEL
  • BUDAYA
  • INFO WISATA
  • SENI

Alunan Gendang Besar dari Mataram

  • Februari 11, 2016
  • Dede Suhadi
Telah Dibaca : 997

indonesiamagz.com – Bagi masyarakat suku sasak bagitu mendengar tabuhan dan alunan irama Gendang Beleq, maka yang terasa adalah sebuah semangat, detak jantung terasa kencang serta bahsa tubuh yang ingin segera menari mengiri alunan tabuhannya. Yang terbuat dari pohon meranti, berbentuk bulat panjang yang dilubangi pada bagian tengahnya. Pada kedua sisinya dilapisi oleh kulit kambing, sapi ataupun kerbau yang kering.

Gendang ini jika ditabuh maka akan berbunyi dang atau dung, dan dari kata dang itulah akhirnya kata gendang ternamai dengan menambah imbuhan-gen di depannya. Sementara itu, kata Beleq sendiri diambil dari bahasa Sasak yang berarti besar. Dengan demikian, Gendang Beleq berarti gendang besar karena gendang ini memiliki ukuran yang besar, berbeda dengan ukuran gendang-gendang yang berasal dari daerah lain.

SEJARAH

Musik Gendang Beleq ini, dalam memainkan juga dilengkapi alat musik lain seperti oncer, seruling dan pencek. Kesan pertama jika anda mendengar alunan tabuhan Gendang Beleq ini yaitu akan serupa dengan musik dari Bali. Sejarah mencatat bahwa pulau Lombok dahulunya pernah dikuasi kerajaan Bali yaitu klungkung pada abad ke 17, dikuasi oleh kerajaan Karangasem pada abad ke 18 dalam  selang waktu yang tidak sebentar.

Pengaruh kolonisasi Bali akhirnya berpengaruh pada musik Gendang Beleq. Namun seiring perubahan zaman yang mempengaruhi kultur dan adat masyarakat pulau Lombok, musik Gendang Beleq juga mengalami perubahan.

Konon, musik Gendang Beleq pada zaman dahulu digunakan sebagai musik penyemangat prajurit yang pergi atau telah pulang berperang, dan akhirnya musik Gendang Beleq dijadikan musik peperangan. Namun seiring berjalannya waktu sebagai musik yang mengiringi upacara-upacara adat seperti Merariq (pernikahan), sunatan (khitanan), Ngurisang (potong rambut bayi) dan begawe beleq (upacara besar).

Tak jarang juga musik Gendang Beleq saat ini dijadikan ajang hiburan seperti festifal, lomba-lomba ataupun acara ulang tahun kota maupun propinsi. Jika Gendang Beleq sudah ditabuh dan diiringi alat-alat musik pendukungnya dimainkan, penonton pun turut bersorak sorai menyambut, bahkan tidak jarang pula yang menari-nari mengikuti alunan nada.

Saat ini, musik Gendang Beleq telah memiliki banyak komunitas yang tersebar luas di pulau Lombok, bahkan ada juga yang mendirikan komunitas di luar Lombok. Komunitas-komunitas ini mengelola secara mandiri dan membuat sanggar agar bisa berlatih setiap hari.

Ada beberapa alat yang terdapat dalam bermain musik Gendang Beleq, seperti terumpang atau alat yang berbentuk bulat besar seperti wajan yang ditengahnya terdapat benjolan kecil terbuat dari kuningan atau tembaga, alat ini akan menghasilkan bunyi yang mendengung jika dipukul.

Selanjutnya ada Gong, alat ini sebenarnya hampir sama dengan gong-gong dari daerah lainnya. Alat-alat lainnya dalah kenceng (seperti kelereng), seruling, oncer atau petuk, pencek dan beberapa alat yang digunakan sebagai penabuh berupa tongkat-tongkat kayu berukuran sangat pendek yang terbuat dari kayu kelapa dan ujungnya dibalut kain agar kuat.

Musik Gendang Beleq juga memiliki nilai filosofis dan disakralkan oleh masyarakat suku Sasak. Masyarakat suku Sasak menilai bahwa dalam seni tubuh Gendang Beleq terdapat keindahan, ketekukan, ketelitian, kesabaran, kebijakan dan kepahlawanan yang diharapkan menyatu dengan hati masyarakat suku Sasak.

Karena tabuhan dan alunan musik dari Gendang Beleq ini mengandung semangat yang luar biasa dalam memainkan maupun sekedar mendengarkan, banyak dari wisatawan lokal maupun mencanegara sengaja datang untuk menonton tabuhan musik Gendang Beleq ini. Bahkan diantara wisatawan-wisatawan tersebut ada yang tertarik untuk memainkan musik ini.

Sumber : Disbudpar Mataram

Comments

comments

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Related Topics
  • Budaya Tradisional Indonesia
  • gendang beleq
  • kesenian lombok
  • Mataram
  • pesona indonesia
  • portal pariwisata
  • Wonderful Indonesia
Dede Suhadi

Previous Article
  • ARTIKEL

roa roa Hotel Hadir Meramaikain Industri Perhotelan di Sulawesi Tengah

  • Februari 11, 2016
  • Reza Antares P
View Post
Next Article
  • ARTIKEL
  • GALERI

FOTO : Pantai Lampuuk “Surga yang Tersembunyi”

  • Februari 12, 2016
  • Achmad Muhaimin
View Post
You May Also Like
View Post
  • ARTIKEL

Presiden Joko Widodo Sahkan Perpres untuk Akselerasi Industri Gim Nasional

  • Dede Suhadi
  • Februari 20, 2024
View Post
  • ACARA
  • ARTIKEL
  • DESTINASI WISATA

Menparekraf Imbau Dispar Daerah Bersiap Antisipasi Lonjakan Wisatawan Saat Libur Lebaran

  • Dede Suhadi
  • April 18, 2023
100 Paket Wisata Nusantara
View Post
  • INFO WISATA

100 Paket Wisata Nusantara Hadirkan Pilihan Menarik untuk Libur Nataru

  • Dede Suhadi
  • Desember 6, 2022
Pariwisata Kalimantan Selatan Semakin Menarik Tahun 2022
View Post
  • ARTIKEL
  • BERITA PARIWISATA

Pariwisata Kalimantan Selatan Semakin Menarik Tahun 2022

  • nasrullah
  • Februari 7, 2022
View Post
  • BUDAYA
  • DESTINASI WISATA

Desa Ini Jadi Ikon Pariwisata di Garut

  • Dede Suhadi
  • Oktober 30, 2021
View Post
  • BERITA PARIWISATA
  • DESTINASI WISATA
  • INFO WISATA

Melihat Eksotisnya Taman Mangrove Pertama di Papua

  • Dede Suhadi
  • Oktober 27, 2021
View Post
  • BERITA PARIWISATA
  • DESTINASI WISATA
  • INFO WISATA

Inilah Desa Nusa, Desa Wisata Pascabencana

  • Dede Suhadi
  • Oktober 26, 2021
View Post
  • ARTIKEL
  • SPONSORED ARTICLE

Yuk Baca Buku Perdana Billyani Tania

  • Dede Suhadi
  • Juni 14, 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERLANGGANAN

Masukkan e-mail Anda untuk berlangganan konten kami

INDONESIAMAGZ
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
© Copyright 2013 - 2022 | INDONESIAMAGZ.com | Hak Cipta Dilindungi

Input your search keywords and press Enter.