INDONESIAMAGZ
  • ARTIKEL
    • BERITA PARIWISATA
    • DESTINASI WISATA
    • PANDUAN WISATA
    • KULINER
    • AGENDA
  • ID PEOPLE
  • VIDEO
    • JALAN JAJAN
    • VIDEO KEMENPAR
    • VIDEO PENDEK
  • ID STORIES
Instagram
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Subscribe
INDONESIAMAGZ
INDONESIAMAGZ
  • ARTIKEL
    • BERITA PARIWISATA
    • DESTINASI WISATA
    • PANDUAN WISATA
    • KULINER
    • AGENDA
  • ID PEOPLE
  • VIDEO
    • JALAN JAJAN
    • VIDEO KEMENPAR
    • VIDEO PENDEK
  • ID STORIES
  • ARTIKEL
  • DESTINASI WISATA

Amboi, Indahnya Kelok 44

  • Agustus 10, 2016
  • Reza Antares P
Telah Dibaca : 1,490

INDONESIAMAGZ.com, Agam – idPeople Ada yang tau asal mula ada nya Kelok 44 atau tikungan sebanyak 44 kali di Kabupaten Agam Sumatera Barat?

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Agam, Hadi Suryadi menjelasakan asal muasal adanya kelok 44. Dari tahun 1910 sudah ada kelok 44 ini, hal ini bertujuan sebagai arus transportasi masyarakat dari Agam ke Bukit Tinggi yang jaraknya 73 km.

“Karena dahulu masyarakat jalan kaki ke puncak lawang karena disini ketinggiannya 1230 mdpl, maka dibikinlah berkelok-kelok. keloknya sendiri memiliki 44 tikungan dan semua tikungan, memiliki karakteristik yang patah, sehingga bus besar tidak bisa melintas” tutur Hadi saat dijumpai pada acara Tour de Singkarak 2016 etape empat, Puncak Lawang, Agam, Selasa (9/8).

Hadi juga menambahkan jika terjadi kecelakaan atau masalah dikelok 44 maka lalu lintas sudah pasti tidak bisa bergerak lagi. “Oleh sebab itu pemerintah daerah akan mencari jalur alternatif, kita sedang merancang itu semua,” Katanya.

Kelok 44 memiliki titik pandang yang berbeda-beda. “Di kelok 36 view-nya sangat bagus, disana ada rumah khas Sumatera barat lalu belakangnya Danau Maninjau, tampak bagus sekali dan menjadi titik favorit para fotografer,” katanya.

Selain disuguhkan dengan pemandangan Danau Maninjau dikelok 44 juga bisa ditemui beberapa jenis monyet yang turun mencari makan.

Monyet itu juga menjadi daya tarik sendiri, mereka diberi makan dan dijaga populasinya, agak tidak merusak tanaman masyarakat. Mereka keluar mencari makan disaat pagi dan sore hari, monyet-monyet disini tidak menggangu tidak sama dengan yang di Bali.

Hadi juga memiliki beberapa kendala yang ada di Kelok 44 untuk sejenak menghentikan mobil untuk menikmati pemandangan. “Tidak adanya rest area untuk berhenti melihat monyet-monyet tersebut, itu yang jadi masalah kita saat ini,” Pungkasnya.

Comments

comments

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Related Topics
  • kelok 44
  • Tour de Singkarak
Reza Antares P

Journalist yang seneng naik gunung, jalan-jalan kepantai, maen bola, basket kadang-kadang, demen ngedukung Persib Bandung sama bangga sebagai Milanista. Hidup Aing, Kumaha Aing!

Previous Article
  • ACARA
  • AGENDA
  • ARTIKEL

Antusias Warga Sumatera Barat Penuhi Jalan Saksikan Tour de Singkarak 2016

  • Agustus 10, 2016
  • Reza Antares P
View Post
Next Article
  • ACARA
  • AGENDA
  • ARTIKEL

Serunya Perbutan Juara di Etape Enam Tour de Singkarak 2016

  • Agustus 11, 2016
  • Reza Antares P
View Post
You May Also Like
View Post
  • AGENDA
  • BERITA PARIWISATA
  • DESTINASI WISATA

Ayo Bersiap, Komodo Travel Mart Kembali Digelar Juni 2024

  • Dede Suhadi
  • Mei 3, 2024
View Post
  • ARTIKEL

Presiden Joko Widodo Sahkan Perpres untuk Akselerasi Industri Gim Nasional

  • Dede Suhadi
  • Februari 20, 2024
Goa Tapak Raja
View Post
  • DESTINASI WISATA

Menelusuri Jejak Sang Raja di Goa Tapak Raja

  • Dede Suhadi
  • Oktober 4, 2023
Desa Wisata Cikolelet
View Post
  • DESTINASI WISATA

Desa Wisata Cikolelet Kian Menarik Disambangi

  • Dede Suhadi
  • Agustus 20, 2023
View Post
  • ACARA
  • ARTIKEL
  • DESTINASI WISATA

Menparekraf Imbau Dispar Daerah Bersiap Antisipasi Lonjakan Wisatawan Saat Libur Lebaran

  • Dede Suhadi
  • April 18, 2023
Wisman Tiongkok
View Post
  • BERITA PARIWISATA
  • DESTINASI WISATA

Wisman Tiongkok ke Bali Meningkat Bangkitkan Pariwisata Nusantara

  • Dede Suhadi
  • Januari 25, 2023
Desa Wisata Hanjeli
View Post
  • DESTINASI WISATA

Desa Wisata Hanjeli Pesona Eduwisata di Geopark Ciletuh.

  • Dede Suhadi
  • September 25, 2022
Pariwisata Kalimantan Selatan Semakin Menarik Tahun 2022
View Post
  • ARTIKEL
  • BERITA PARIWISATA

Pariwisata Kalimantan Selatan Semakin Menarik Tahun 2022

  • nasrullah
  • Februari 7, 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERLANGGANAN

Masukkan e-mail Anda untuk berlangganan konten kami

INDONESIAMAGZ
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
© Copyright 2013 - 2022 | INDONESIAMAGZ.com | Hak Cipta Dilindungi

Input your search keywords and press Enter.