INDONESIAMAGZ – Umumnya orang berwisata ke gunung dengan berjalan kaki. Tetapi kini menjelajah gunung bisa ditempuh dengan bersepeda. Meski dianggap kurang lazim, mendaki gunung dengan mengayuh sepeda sudah mulai diminati. Meskipun berbahaya, nyatanya bersepeda ke gunung banyak digemari oleh orang-orang pemberani dan bermental kuat.
Bersepeda ke gunung menawarkan tantangan tersendiri, selain menyenangkan, pesepeda juga bisa menikmati sensasi bersatu dengan alam dan menikmati keindahan pesona pegunungan. Bagi IDpeople yang ingin mencoba sensasi menantang ini, bisa dilakukan di beberapa gunung berikut.
Gunung Tengah, Klungkung, Bali
Gunung Tengah pernah menjadi lokasi untuk perlombaan Asia Pacific Downhill Challenge 2015. Bersepeda di gunung ini membutuhkan konsentrasi tinggi. Turunan sepanjang 1,2km dengan ketinggian 300 meter di atas permukaan laut menjadi trek yang harus ditaklukkan. Asyiknya, pemandangan dari gunung yang berhadapan langsung dengan laut ini cukup menawan.
Gunung Cikuray dan Papandayan
Berada di antara Gunung Cikuray dan Papandayan, dengan ketinggian hingga 1640 mdpl bisa menjadi tempat yang seru untuk bersepeda. Gunung ini akan membuat IDpeople ketagihan ketika melakukan trekking di sini. Suasana bersuhu 18-24 derajat, dengan pemandangan kebun teh membuat aktivitas bersepeda di sini tak hanya ajang untuk menguji adrenalin saja. Jalur yang akan ditempuh cukup jauh, sekitar 23 km dengan waktu 6-7 jam.
Gunung Kintamani
Trekking Gunung Kintami menuju Ubud memiliki jarak 32 km. jarak tempuhnya memerlukan waktu kurang lebih 4 jam untuk menuntaskan lintasan. Menuruni bukit dan menanjak tidak hanya olahraga, namun juga menyegarkan pikiran. Bersepeda di gunung ini akan melewati perkebunan jeruk dan sayur, melintasi jalanan setapak bersisikan jurang, kemudian melanjutkan ke jalanan aspal rusak. Tentu saja semua perjalanan ini membutuhkan keberanian yang kuat.
Gunung Salak
Berada di tengah-tengah perkebunan sayur dan kebun teh di Kaki Gunung Salak, trek sejauh 2,2 km bisa dicoba untuk berakhir pekan. Lahan luas bertanah merah dengan hamparan pegunungan ini pun sering menjadi kunjungan para pesepeda untuk berolahraga ekstrem. Saat akhir pekan tempat ini akan ramai dengan banyak pesepeda untuk melakukan trekking.