INDONESIAMAGZ
  • ARTIKEL
    • BERITA PARIWISATA
    • DESTINASI WISATA
    • PANDUAN WISATA
    • KULINER
    • AGENDA
  • ID PEOPLE
  • VIDEO
    • JALAN JAJAN
    • VIDEO KEMENPAR
    • VIDEO PENDEK
  • ID STORIES
Instagram
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Subscribe
INDONESIAMAGZ
INDONESIAMAGZ
  • ARTIKEL
    • BERITA PARIWISATA
    • DESTINASI WISATA
    • PANDUAN WISATA
    • KULINER
    • AGENDA
  • ID PEOPLE
  • VIDEO
    • JALAN JAJAN
    • VIDEO KEMENPAR
    • VIDEO PENDEK
  • ID STORIES
  • ARTIKEL
  • BUDAYA

Mengenal Suku Mentawai Melalui Kehidupan Alam Di Taman Nasional Siberut

  • September 11, 2014
  • nasrullah
Telah Dibaca : 1,916

Pulau Siberut merupakan salah satu pulau yang berada di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Pulau Siberut disinyalir sebagai pulau terbesar di Kepulauan Mentawai. Letak pasti pulau ini adalah di lepas pantai daerah Sumatera Barat. Pulau Siberut dipisahkan oleh Selat Mentawai.

Untuk sampai ke Pulau Siberut, Anda harus menempuh perjalanan sepanjang 155 km dari kota Padang. Perjalanan dapat dtempuh menggunakan perahu dengan alokasi waktu belasan jam. Namun, Anda tidak perlu risau karena selama perjalanan Anda akan dimanjakan dengan keindahan alam yang eksotis. Bagi para penjelajah, keindahan alam ini menjadi tantangan tersendiri untuk ditelusuri lebih dalam.

Sesampainya di Pulau Siberut, Anda akan disuguhi pemandangan kehidupan alam di Taman Nasional Siberut. Keunggulan Taman Nasional ini adalah menawarkan pengalaman baru tekait kekayaan budaya, adat istiadat, dan alam dari Suku Mentawai yang mendiami Pulau Siberut. Kehidupan masyarakat Suku Mentawai menjadi daya tarik wisata terbesar bagi Pulau Siberut.

Suku Mentawai merupakan suku yang ada di Pulau Siberut. Pulau Siberut dihuni oleh tiga puluh ribu masyarakat Suku Mentawai. Hidup suku ini terisolasi dar kehidupan luar.

suku mentawai, taman nasional siberut, paket tour, sumatera barat

Menurut sejarah, masyarakat Suku Mentawai baru ditemukan pada tahun 1621 oleh warga Belanda yang datang ke Indonesia. Pada awalnya, masyarakat Suku Mentawai merupakan penduduk Nias. Mereka bermigrasi ke Pulau Siberut dan tinggal menetap di sana. Pada perkembangannya mereka hidup terisolasi dari peradaban luar sampai berabad-abad lamanya.

Kehidupan alam di Taman Nasional Siberutmerupakan gambaran kehidupan Suku Mentawai. Mereka tinggal di rumah panggung yang terbuat dari kayu. Satu rumah panggung dapat dihuni oleh beberapa kepala keluarga sekaligus. Mereka hidup bersama dalam satu atap sejak pertama kali menginjakkan kaki di Pulau Siberut.

Karena terisolasi dari peradaban, masyarakat Suku Mentawai masih kuat mempertahankan tradisi turun-temurun dari  leluhur mereka. Mereka memiliki bahasa, budaya, dan adat istiadat tersendiri dan masih berpaham animisme. Pakaian mereka pun masih terbuat dari bahan alami. Cawat dari kulit pohon sukun untuk penutup laki-laki dan rok dari daun pisang untuk dipakai wanita. Ciri khas mereka adalah memiliki tato di sekujur tubuh.

Mereka hidup dari beternak babi dan berburu monyet sebagai santapan sehari-hari. Pekerjaan sehari-hari mereka adalah membuat sagu sebagai makanan pokok, membuat tato di sekujur tubuh, berburu, membuat racun panah, melakukan ritual adat, melakukan ritual pengobatan oleh dukun, dan membuat pakaian tradisional.

Untuk sampai ke Pulau Siberut, Anda harus melakukan jelajah kehidupan alam di Taman Nasional Siberut, Anda harus memperoleh izin berkunjung dari Kantor Taman Nasional Siberut. Untuk Anda yang ingin ke Pulau Siberut, ada jadwal pelayaran reguler dari dan ke Padang. Perjalanan ini akan menjadi perjalanan yang menantang karena melewati hutan, tanah berlumpur, dan pohon-pohon khas daerah tropis.

suku mentawai, taman nasional siberut, paket tour, sumatera barat

 

 

 

 

Sumber : www.yukpegi.com

Comments

comments

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Related Topics
  • culture
  • indonesia
  • INDONESIAMAGZ
nasrullah

Previous Article
  • ARTIKEL
  • BUDAYA

Apa Makna Tradisi Pesta Bakar Batu Di Papua?

  • September 11, 2014
  • nasrullah
View Post
Next Article
  • ARTIKEL
  • BUDAYA

Lipaq Saqbe, Kain Tenun Khas Propinsi Sulawesi Barat

  • September 11, 2014
  • nasrullah
View Post
You May Also Like
View Post
  • ARTIKEL

Presiden Joko Widodo Sahkan Perpres untuk Akselerasi Industri Gim Nasional

  • Dede Suhadi
  • Februari 20, 2024
View Post
  • ACARA
  • ARTIKEL
  • DESTINASI WISATA

Menparekraf Imbau Dispar Daerah Bersiap Antisipasi Lonjakan Wisatawan Saat Libur Lebaran

  • Dede Suhadi
  • April 18, 2023
Pariwisata Kalimantan Selatan Semakin Menarik Tahun 2022
View Post
  • ARTIKEL
  • BERITA PARIWISATA

Pariwisata Kalimantan Selatan Semakin Menarik Tahun 2022

  • nasrullah
  • Februari 7, 2022
View Post
  • BUDAYA
  • DESTINASI WISATA

Desa Ini Jadi Ikon Pariwisata di Garut

  • Dede Suhadi
  • Oktober 30, 2021
View Post
  • ARTIKEL
  • SPONSORED ARTICLE

Yuk Baca Buku Perdana Billyani Tania

  • Dede Suhadi
  • Juni 14, 2021
View Post
  • ARTIKEL

Dukung Indonesia Bebas Covid-19 Central Park Neo Soho Agung Podomoro Jadi Sentra Vaksin Covid-19

  • Ronalds
  • Juni 11, 2021
View Post
  • ARTIKEL

Mal Ciputra Jakarta Menjadi Sentra Vaksinasi COVID-19

  • Ronalds
  • Mei 28, 2021
View Post
  • ARTIKEL
  • BERITA PARIWISATA

Libur Lebaran, Menparekraf Imbau Masyarakat Tetap Terapkan Prokes 3M

  • Dede Suhadi
  • Mei 12, 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERLANGGANAN

Masukkan e-mail Anda untuk berlangganan konten kami

INDONESIAMAGZ
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
© Copyright 2013 - 2022 | INDONESIAMAGZ.com | Hak Cipta Dilindungi

Input your search keywords and press Enter.