INDONESIAMAGZ
  • ARTIKEL
    • BERITA PARIWISATA
    • DESTINASI WISATA
    • PANDUAN WISATA
    • KULINER
    • AGENDA
  • ID PEOPLE
  • VIDEO
    • JALAN JAJAN
    • VIDEO KEMENPAR
    • VIDEO PENDEK
  • ID STORIES
Instagram
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Subscribe
INDONESIAMAGZ
INDONESIAMAGZ
  • ARTIKEL
    • BERITA PARIWISATA
    • DESTINASI WISATA
    • PANDUAN WISATA
    • KULINER
    • AGENDA
  • ID PEOPLE
  • VIDEO
    • JALAN JAJAN
    • VIDEO KEMENPAR
    • VIDEO PENDEK
  • ID STORIES
  • ACARA
  • ARTIKEL

Menikmati Panorama Danau Toba Sambil Berlari di Samosir Lake Toba Ultra Marathon

  • September 21, 2016
  • Reza Antares P
Telah Dibaca : 935

INDONESIAMAGZ.com – Kawasan wisata Danau Toba, menurutnya,
bakal segera “menyala” dalam waktu cepat. Apalagi, saat even digelar, ada 1.056 pelari dari 18 negara yang ambil bagian di dalamnya.

“Acara ini harus dipertahankan karena banyak keindahan yang ditawarkan,” tutur Menkomar Luhut Binsar Panjaitan.

Ucapan itu keluar bukan karena semata-mata karena Luhut berdarah Batak. Itu dipicu kemasan sport tourism yang punya warna beda. Di Indonesia, hanya Samosir Lake Toba Ultra, even marathon yang digelar di pinggir danau.

Sensasinya? Boleh diadu dengan even marathon di belahan bumi manapun.
Di Toba, peserta lari bisa menikmati pemandangan alam kaldera yang kaya dengan cerita soal asal muasal danau sepanjang sekitar 117 km dan seluas 30 km itu. Di even itu, para pelari bisa menikmati perbukitan yang hijau, jajaran pohon pinus, dan beningnya air danau.

Sajian budayanya? Juga oke punya. Ada sejumlah penari tor-tor serta pemuda yang memainkan alat musik gondang yang ditempatkan di setiap station water. Yang haus, yang kelelahan, dijamin bakal makin bersemangat saat melewati station water yang dilewati.

Atraksinya? Sudah world class. Selama berlari, pelari diajak menerabas sejumlah destinasi wisata berpanorama keren. Panorama Sianjur Mula-mula, salah satu distrik di Samosir yang dikelilingi sawah dengan pemandangan indah, setia mengawal tiap peserta. Ada pula Batu Hobon, situs yang terletak di Desa Limbong Sagala. Batu ini sakral karena merupakan tempat Si Raja Batak menyimpan harta bendanya. Singkat
cerita, dari mulai pantai, lembah, bukit, perkampungan tua batak,
semuanya dilewati. Perbukitan yang hijau, jajaran pohon pinus, dan
beningnya air danau, semua bisa dinikmati.

“Jadi sangat pas menyeriusi pariwisata. Saat sektor yang selama ini menjadi andalan sedang meredup, even sport tourism seperti Samosir Lake Toba Ultra Marathon 2016 justru banyak mengundang wisatawan datang. Tahun depan harus ada lagi,” tambah Menteri Luhut.

Ucapan Luhut memang tak berlebihan. Saat lomba digelar, ada 1.056 pelari yang ambil bagian di dalamnya. Ribuan pelari itu datang dari 16 negara. Dari mulai Malaysia, Singapura, India, Jerman, Inggris,
Amerika Serikat, Afrika Selatan, Zimbabwe, Kenya, hingga tuan rumah
Indonesia, semuanya ada. Semuanya ambil bagian ke dalam lomba 50K, 20K, 10K dan 5K dengan masing-masing batas waktu 9 jam, 4,5 jam, 2,5 jam dan 1,5 jam.

Nah, segala keindahaan dan tantangan yang ditawarkan Samosir Lake Toba Ultra Marathon membuat pelari asal Malaysia, Nadia Dzulquarnie, mengaku happy. Sensasi berlari di Danau vukanik nomor dua terbesar di dunia itu, menurutnya sangat unik. Dia pun mengaku siap ambil bagian di edisi 2017. “Samosir Lake Toba Ultra Marathon pemandangannya lebih indah dari even di Bali. Kalau di Bali, lebih culture-nya. Jadi kami akan coba ikut 50 K kalau acara ini digelar lagi,” kata Nadia.

Respon Menpar Arief Yahya? Sangat positif. Marketeer of The Year 2013
itu menyebut marathon, cycling, triathlon dan lainnya adalah
competition tourism, olahraga yang memiliki sinergi dengan tourism.
Jumlahnya massal, dan umumnya, peserta yang hadir tertarik dengan
keindahalan alam Indonesia. “Karena itu mengembangkan sporttourism itu
sangat tepat untuk mempromosikan destinasi pariwisata kita. Termasuk
Samosir Lake Toba Ultra Marathon,” kata Arief Yahya, Menteri
Pariwisata Republik Indonesia.

Makin banyak event internasional di Danau Toba, menurutnya akan makin memperkuat branding Danau Toba sebagai destinasi level dunia. Keuntungan yang diambil ada dua. Pertama, direct impact, yakni kedatangan langsung wisman dan wisnus.

Kedua, indirect impact, yang
berupa media value, karena terekspose ke seluruh penjuru dunia. Eksposure media inilah yang menaikkan branding Danau Toba. “Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan, kerapian, keramahan dan
hospitality. Beri kesan yang terbaik, pada siapapun wisman yang datang, karena mereka bisa menjadi informal endorser di media sosial,” tambah Menpar.

Terakhir, mantan Dirut Telkom itu tak lupa mengucapkan terima kasih
kepada Menkomar Luhut Binsar Panjaitan yang telah hadir di Toba.

Perhatiannya terhadap pariwisata dinilai sangat besar. Sejak menjabat
Menkomar, Luhut sudah empat kali aktif hadir di acara pariwisata. Dari
mulai Karnaval Pesona Danau Toba, Rakornas III Kemenpar di
Econvention, Ecopark Ancol, Nias hingga Samosir Ultra, semua dihadiri
Menkomar Luhut. “Terima kasih atas dukungan Menkomar. Ini menunjukkan
komitmen dan perhatian pemerintah terhadap pariwisata,” ucap Arief.

Comments

comments

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Related Topics
  • Pesona Indoneisa
Reza Antares P

Journalist yang seneng naik gunung, jalan-jalan kepantai, maen bola, basket kadang-kadang, demen ngedukung Persib Bandung sama bangga sebagai Milanista. Hidup Aing, Kumaha Aing!

Previous Article
  • ARTIKEL
  • BERITA PARIWISATA

Kuliner Indonesia Dijajakan di Arraluen Botanic Park Australia

  • September 21, 2016
  • Reza Antares P
View Post
Next Article
  • ACARA
  • ARTIKEL

Menikmati Panorama Danau Toba Sambil Berlari di Samosir Lake Toba Ultra Marathon

  • September 21, 2016
  • Reza Antares P
View Post
You May Also Like
View Post
  • ARTIKEL

Presiden Joko Widodo Sahkan Perpres untuk Akselerasi Industri Gim Nasional

  • Dede Suhadi
  • Februari 20, 2024
View Post
  • ACARA
  • ARTIKEL
  • DESTINASI WISATA

Menparekraf Imbau Dispar Daerah Bersiap Antisipasi Lonjakan Wisatawan Saat Libur Lebaran

  • Dede Suhadi
  • April 18, 2023
View Post
  • ACARA

Mal Ciputra Jakarta Buka Puasa Bareng Anak Panti Asuhan

  • Ronalds
  • Maret 31, 2023
Mal Ciputra Jakarta
View Post
  • ACARA

Mal Ciputra Jakarta Siapkan Rangkaian Acara Natal Bertajuk It’s Christmas Time’

  • Ronalds
  • Desember 13, 2022
Kampoeng Legenda
View Post
  • ACARA

Kampoeng Legenda Hadirkan 60 Kuliner Khas Indonesia Langsung dari Kota Asalnya

  • Ronalds
  • Oktober 27, 2022
View Post
  • ACARA

Gledex Logistik Raih Penghargaan IPBE Awards 2022

  • Reza Antares P
  • September 10, 2022
Sabtu Ceria Fikom UMB 2001
View Post
  • ACARA
  • AGENDA
  • SPONSORED ARTICLE

Sabtu Ceria : Pererat Silaturahmi Alumni FIKOM UMB 2001

  • Dede Suhadi
  • September 2, 2022
Kawan Lama Group
View Post
  • ACARA

Harpelnas 2022 : Manajemen Kawan Lama Group Terjun Langsung Sapa Pelanggan

  • Ronalds
  • September 2, 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Telah Dibaca : 0

INDONESIAMAGZ.com – Kawasan wisata Danau Toba, menurutnya,
bakal segera “menyala” dalam waktu cepat. Apalagi, saat even digelar, ada 1.056 pelari dari 18 negara yang ambil bagian di dalamnya.

“Acara ini harus dipertahankan karena banyak keindahan yang ditawarkan,” tutur Menkomar Luhut Binsar Panjaitan.

Ucapan itu keluar bukan karena semata-mata karena Luhut berdarah Batak. Itu dipicu kemasan sport tourism yang punya warna beda. Di Indonesia, hanya Samosir Lake Toba Ultra, even marathon yang digelar di pinggir danau.

Sensasinya? Boleh diadu dengan even marathon di belahan bumi manapun.
Di Toba, peserta lari bisa menikmati pemandangan alam kaldera yang kaya dengan cerita soal asal muasal danau sepanjang sekitar 117 km dan seluas 30 km itu. Di even itu, para pelari bisa menikmati perbukitan yang hijau, jajaran pohon pinus, dan beningnya air danau.

Sajian budayanya? Juga oke punya. Ada sejumlah penari tor-tor serta pemuda yang memainkan alat musik gondang yang ditempatkan di setiap station water. Yang haus, yang kelelahan, dijamin bakal makin bersemangat saat melewati station water yang dilewati.

Atraksinya? Sudah world class. Selama berlari, pelari diajak menerabas sejumlah destinasi wisata berpanorama keren. Panorama Sianjur Mula-mula, salah satu distrik di Samosir yang dikelilingi sawah dengan pemandangan indah, setia mengawal tiap peserta. Ada pula Batu Hobon, situs yang terletak di Desa Limbong Sagala. Batu ini sakral karena merupakan tempat Si Raja Batak menyimpan harta bendanya. Singkat
cerita, dari mulai pantai, lembah, bukit, perkampungan tua batak,
semuanya dilewati. Perbukitan yang hijau, jajaran pohon pinus, dan
beningnya air danau, semua bisa dinikmati.

“Jadi sangat pas menyeriusi pariwisata. Saat sektor yang selama ini menjadi andalan sedang meredup, even sport tourism seperti Samosir Lake Toba Ultra Marathon 2016 justru banyak mengundang wisatawan datang. Tahun depan harus ada lagi,” tambah Menteri Luhut.

Ucapan Luhut memang tak berlebihan. Saat lomba digelar, ada 1.056 pelari yang ambil bagian di dalamnya. Ribuan pelari itu datang dari 16 negara. Dari mulai Malaysia, Singapura, India, Jerman, Inggris,
Amerika Serikat, Afrika Selatan, Zimbabwe, Kenya, hingga tuan rumah
Indonesia, semuanya ada. Semuanya ambil bagian ke dalam lomba 50K, 20K, 10K dan 5K dengan masing-masing batas waktu 9 jam, 4,5 jam, 2,5 jam dan 1,5 jam.

Nah, segala keindahaan dan tantangan yang ditawarkan Samosir Lake Toba Ultra Marathon membuat pelari asal Malaysia, Nadia Dzulquarnie, mengaku happy. Sensasi berlari di Danau vukanik nomor dua terbesar di dunia itu, menurutnya sangat unik. Dia pun mengaku siap ambil bagian di edisi 2017. “Samosir Lake Toba Ultra Marathon pemandangannya lebih indah dari even di Bali. Kalau di Bali, lebih culture-nya. Jadi kami akan coba ikut 50 K kalau acara ini digelar lagi,” kata Nadia.

Respon Menpar Arief Yahya? Sangat positif. Marketeer of The Year 2013
itu menyebut marathon, cycling, triathlon dan lainnya adalah
competition tourism, olahraga yang memiliki sinergi dengan tourism.
Jumlahnya massal, dan umumnya, peserta yang hadir tertarik dengan
keindahalan alam Indonesia. “Karena itu mengembangkan sporttourism itu
sangat tepat untuk mempromosikan destinasi pariwisata kita. Termasuk
Samosir Lake Toba Ultra Marathon,” kata Arief Yahya, Menteri
Pariwisata Republik Indonesia.

Makin banyak event internasional di Danau Toba, menurutnya akan makin memperkuat branding Danau Toba sebagai destinasi level dunia. Keuntungan yang diambil ada dua. Pertama, direct impact, yakni kedatangan langsung wisman dan wisnus.

Kedua, indirect impact, yang
berupa media value, karena terekspose ke seluruh penjuru dunia. Eksposure media inilah yang menaikkan branding Danau Toba. “Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan, kerapian, keramahan dan
hospitality. Beri kesan yang terbaik, pada siapapun wisman yang datang, karena mereka bisa menjadi informal endorser di media sosial,” tambah Menpar.

Terakhir, mantan Dirut Telkom itu tak lupa mengucapkan terima kasih
kepada Menkomar Luhut Binsar Panjaitan yang telah hadir di Toba.

Perhatiannya terhadap pariwisata dinilai sangat besar. Sejak menjabat
Menkomar, Luhut sudah empat kali aktif hadir di acara pariwisata. Dari
mulai Karnaval Pesona Danau Toba, Rakornas III Kemenpar di
Econvention, Ecopark Ancol, Nias hingga Samosir Ultra, semua dihadiri
Menkomar Luhut. “Terima kasih atas dukungan Menkomar. Ini menunjukkan
komitmen dan perhatian pemerintah terhadap pariwisata,” ucap Arief.

Comments

comments

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Related Topics
  • Pesona Indoneisa
Reza Antares P

Journalist yang seneng naik gunung, jalan-jalan kepantai, maen bola, basket kadang-kadang, demen ngedukung Persib Bandung sama bangga sebagai Milanista. Hidup Aing, Kumaha Aing!

Previous Article
  • ACARA
  • ARTIKEL

Menikmati Panorama Danau Toba Sambil Berlari di Samosir Lake Toba Ultra Marathon

  • September 21, 2016
  • Reza Antares P
View Post
Next Article
  • AGENDA
  • ARTIKEL

Catat, GATF Ke-2 Hadir Awal Oktober 2016

  • September 22, 2016
  • Reza Antares P
View Post
You May Also Like
Motogp Mandalika 2022
View Post
  • ACARA
  • BERITA PARIWISATA

MotoGP Mandalika 2022 Siap di Gelar, Akomodasi di Gasspooll

  • Dede Suhadi
  • Maret 15, 2022
Pariwisata Kalimantan Selatan Semakin Menarik Tahun 2022
View Post
  • ARTIKEL
  • BERITA PARIWISATA

Pariwisata Kalimantan Selatan Semakin Menarik Tahun 2022

  • nasrullah
  • Februari 7, 2022
View Post
  • ACARA

Sambut Natal dan Tahun Baru Mal Ciputra Hadirkan Dekorasi Bertema Alam

  • Ronalds
  • Desember 12, 2021
View Post
  • ARTIKEL
  • SPONSORED ARTICLE

Yuk Baca Buku Perdana Billyani Tania

  • Dede Suhadi
  • Juni 14, 2021
View Post
  • ARTIKEL

Dukung Indonesia Bebas Covid-19 Central Park Neo Soho Agung Podomoro Jadi Sentra Vaksin Covid-19

  • Ronalds
  • Juni 11, 2021
View Post
  • ARTIKEL

Mal Ciputra Jakarta Menjadi Sentra Vaksinasi COVID-19

  • Ronalds
  • Mei 28, 2021
View Post
  • ARTIKEL
  • BERITA PARIWISATA

Libur Lebaran, Menparekraf Imbau Masyarakat Tetap Terapkan Prokes 3M

  • Dede Suhadi
  • Mei 12, 2021
View Post
  • ARTIKEL

Ambulance Goes to Mall Perdana Di Mal Ciputra Jakarta Melayani Edukasi Dan Simulasi

  • Ronalds
  • Mei 7, 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERLANGGANAN

Masukkan e-mail Anda untuk berlangganan konten kami

INDONESIAMAGZ
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
© Copyright 2013 - 2022 | INDONESIAMAGZ.com | Hak Cipta Dilindungi

Input your search keywords and press Enter.