INDONESIAMAGZ
  • ARTIKEL
    • BERITA PARIWISATA
    • DESTINASI WISATA
    • PANDUAN WISATA
    • KULINER
    • AGENDA
  • ID PEOPLE
  • VIDEO
    • JALAN JAJAN
    • VIDEO KEMENPAR
    • VIDEO PENDEK
  • ID STORIES
Instagram
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Subscribe
INDONESIAMAGZ
INDONESIAMAGZ
  • ARTIKEL
    • BERITA PARIWISATA
    • DESTINASI WISATA
    • PANDUAN WISATA
    • KULINER
    • AGENDA
  • ID PEOPLE
  • VIDEO
    • JALAN JAJAN
    • VIDEO KEMENPAR
    • VIDEO PENDEK
  • ID STORIES
  • BERITA PARIWISATA

Rangsang Pemulihan Ekonomi Kemenparekraf Ajak Pelaku Parekraf Manfaatkan Program PEN

  • September 8, 2020
  • Dede Suhadi
Telah Dibaca : 9,085

Indonesiamagz – Banyak sektor perekonomian menjadi lesu akibat terdampak pandemi Covid-19 yang berkepanjangan. Hal ini pun dirasakan oleh para pelaku Usaha Pariwisata Ekonomi Kreatif (Parekraf). Meskipun demikian, para pelaku Parekraf mencoba untuk bangkit dari keterpurukan.

Guna merangsang pemulihan ekonomi, pemerintah menggulirkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk para pelaku Parekraf. Tujuan program PEN adalah untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengajak para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi COVID-19 untuk memanfaatkan program PEN.

Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf, Hanifah Makarim, dalam acara webinar Temu Bisnis Perbankan Bank DKI dan Pelaku Usaha Pariwisata Ekonomi Kreatif, dengan topik ‘Sosialisasi Pembiayaan Modal Kerja Melalui Stimulus Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan KUR oleh Bank DKI’, Senin (02/09/2020), menjelaskan peluncuran program PEN adalah bentuk respons pemerintah untuk memulihkan kondisi perekonomian Indonesia saat ini yang terdampak pandemi COVID-19.

“Kondisi perekonomian saat ini perlu dipulihkan, dan rasanya tidak ada negara manapun yang siap dengan kondisi COVID-19 ini. Namun kita tetap harus berusaha untuk bisa terus survive dengan usaha kita masing-masing. Oleh karena itu, salah satu yang dilakukan pemerintah adalah program PEN dengan dana yang telah dikucurkan sebesar Rp695,2 triliun,” ungkap Hanifah.

Dalam hal ini Bank DKI diberi kepercayaan oleh pemerintah untuk membantu penyaluran program PEN.  Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf, Fadjar Hutomo, menjelaskan program PEN yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif adalah dalam bentuk pinjaman yang dapat diajukan melalui Bank DKI.

“Bank DKI memiliki kewajiban untuk menyalurkannya dalam bentuk kredit yang bisa diakses oleh usaha kecil dan menengah (UKM). Namun, masalahnya ini membutuhkan kriteria salah satunya proses kurasi. Agar ini bisa tepat sasaran,” ungkap Fajar.

Lebih lanjut, Fajar menyebut program PEN ini memerlukan sosialisasi yang tepat hingga kerja sama dengan para pelaku usaha yang baik agar dapat terealisasikan secara optimal.  Menurutnya, PEN adalah hal yang memerlukan sosialisasi, memerlukan kerja sama semua pihak untuk merealisasikan sesegera mungkin, karena restrukturisasi saja tidaklah cukup.

Mengenai program PEN ini, Pemimpin Grup Kredit UKM Bank DKI, Wahyudi Dwi Irawan, menyampaikan bahwa program PEN yang ditempatkan di Bank DKI memiliki suku bunga terjangkau. PEN dapat diakses oleh UKM dengan bunga kecil. Saat ini PEN disalurkan dengan suku bunga 7 persen.

Wahyudi menjelaskan bahwa dalam 6 bulan ini harus menyalurkan program PEN kepada UKM. Salah satu syarat untuk bisa mengakses program PEN yakni para pelaku usaha harus memiliki laporan keuangan yang nantinya akan dianalisis melalui proses kurasi.

“Umumnya, pelaku usaha harus melengkapi laporan keuangan, untuk kemudian kami dapat melakukan analisis kuantitatif dalam hal kemampuan bayar lagi. Selain itu, omzet pelaku usaha ini juga kami harus ketahui. Bagi mereka yang ingin mengajukan pinjaman usaha ini, bisa melalui online ataupun offline dengan mengunjungi kantor Bank DKI,” jelas Wahyudi.

Comments

comments

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Related Topics
  • Program PEN
Dede Suhadi

Previous Article
  • DESTINASI WISATA

Serunya Main Bersama Hiu di Talisayan

  • September 8, 2020
  • Dede Suhadi
View Post
Next Article
  • BERITA PARIWISATA

Menparekraf: Kunci Keberhasilan Pemulihan Pariwisata Nasional adalah Disiplin Protokol Kesehatan

  • September 9, 2020
  • Dede Suhadi
View Post
You May Also Like
View Post
  • BERITA PARIWISATA
  • KULINER
  • ULASAN HOTEL

 “A Wishful Ramadan” di All Nite & Day Hotel Kebon Jeruk

  • Dede Suhadi
  • Februari 26, 2026
View Post
  • BERITA PARIWISATA

Komitmen InJourney di Nataru 2026: Sanur Jadi Pusat Pesta Musik dan Budaya Kelas Dunia

  • Dede Suhadi
  • November 18, 2025
ITO 2026
View Post
  • BERITA PARIWISATA

Forwaparekraf ITO 2026: Navigasi Baru Pariwisata Indonesia Bertumpu pada Keberlanjutan dan Dominasi Generasi Z

  • Dede Suhadi
  • Oktober 30, 2025
Donor darah
View Post
  • BERITA PARIWISATA

All Nite & Day Kebon Jeruk Gelar Donor Darah Akbar pada 27 Oktober 2025

  • Dede Suhadi
  • Oktober 8, 2025
View Post
  • BERITA PARIWISATA

Menteri Pariwisata dan Gubernur DKI Sepakat Berkolaborasi Perkuat Sektor Pariwisata

  • Dede Suhadi
  • Juli 4, 2025
View Post
  • BERITA PARIWISATA

Menteri Pariwisata Tekankan Pentingnya Kolaborasi Wujudkan Keamanan-Kenyamanan Wisatawan

  • Dede Suhadi
  • Juli 3, 2025
View Post
  • BERITA PARIWISATA

Pastikan Kesiapan Destinasi, Menteri Pariwisata Sosialisasikan Surat Edaran Libur Sekolah 2025

  • Dede Suhadi
  • Juni 24, 2025
Liburan Sekolah
View Post
  • BERITA PARIWISATA

Menteri Pariwisata Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan saat Berwisata di Musim Libur Sekolah

  • Dede Suhadi
  • Juni 21, 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERLANGGANAN

Masukkan e-mail Anda untuk berlangganan konten kami

INDONESIAMAGZ
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
© Copyright 2013 - 2022 | INDONESIAMAGZ.com | Hak Cipta Dilindungi

Input your search keywords and press Enter.