INDONESIAMAGZ
  • ARTIKEL
    • BERITA PARIWISATA
    • DESTINASI WISATA
    • PANDUAN WISATA
    • KULINER
    • AGENDA
  • ID PEOPLE
  • VIDEO
    • JALAN JAJAN
    • VIDEO KEMENPAR
    • VIDEO PENDEK
  • ID STORIES
Instagram
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
Subscribe
INDONESIAMAGZ
INDONESIAMAGZ
  • ARTIKEL
    • BERITA PARIWISATA
    • DESTINASI WISATA
    • PANDUAN WISATA
    • KULINER
    • AGENDA
  • ID PEOPLE
  • VIDEO
    • JALAN JAJAN
    • VIDEO KEMENPAR
    • VIDEO PENDEK
  • ID STORIES
  • ACARA
  • BUDAYA
  • DESTINASI WISATA

Wah Serunya Tradisi Mancing Snap Mor di Biak

  • Juli 3, 2019
  • Dede Suhadi
Telah Dibaca : 8,940

INDONESIAMAGZ – IDpeople yang hobi memancing wajib menyambangi biak. Sebeb di Kabupaten Biak, Numfor, Papua, ada sebuah tradisi memancing yang disebut Snap Mor.

Tradisi memancing khas yang memanfaatkan surutnya air laut ini pun menjadi atraksi serta daya tarik untuk wisatawan yang datang saat Festival Biak Munara Wampasi 2019.

Menurut Budayawan Biak Mikaron Sumbre, tradisi memancing ini sudah dilakukan sejak dahulu. Apalagi, sebelum melakukan memancing dilakukan ritual terlebih dahulu.

“Tradisi ini penuh makna, setiap peserta yang ingin memancing harus melewati beberapa ritual terlebih dahulu,” katanya saat gelaran berlangsung di Kabupaten Biak, Selasa (2/7/2019).

Ritual yang dilakukan oleh peserta gunanya untuk mensucikan diri agar hasil pancingan membawa keberkahan bagi masyarakat di Biak.

Lanjut Mikaron Sumbre, dari sisi alat yang digunakan dahulu menggunakan kayu yang dibuat menjadi runcing. Namun kehadiran penjajah Belanda dan Jepang maka perlahan menggunakan besi putih pada bagian ujungnya yang berfungsi untuk menangkap ikannya.

“Jika, tombak berukuran besar maka jumlah besi putihnya sebanyak delapan buah, namun jika berukuran kecil maka cukup enam buah saja,” jelasnya.

Sebenarnya penggunaan besi putih yang dipakai untuk memancing disebabkan karena besi putih tidak mudah berkarat ketika masuk ke dalam air laut.

Seusai melakukan ritual, maka masyarakat Kabupaten Biak berbondong-bondong berlari menuju air laut untuk menangkap ikan.

“Ikan yang ada di sini kebanyakan adalah ikan karang seperti ikan kerapu dan ikan kakap merah maupun kakap putih, ada juga ikan kapas khas Biak,” ujar Mikaron Sumbre.

Sementara itu Sekda Biak Markus Mansnebra mengatakan selain keunikan dalam menangkap ikan, maka wisatawan juga diberikan keindahan air laut. Pasalnya, air laut di Kabupaten Biak terdapat Samudera Pasifik yang membentang luas.

“Tradisi memancing ini selalu dilakukan pada bulan Juli, terlebih air laut dalam kondisi surut sehingga tradisi ini bisa dilakukan oleh masyarakat maupun wisatawan yang ingin mencoba menangkap ikan,” urainya.

Pada kesempatan yang sama, anggota Calender of Event Kementerian Pariwisata Raseno Arya menilai kehadiran Snap For semakin memperlihatkan keberadaan pariwisata Indonesia dari sisi yang lain yakni sisi budaya.

“Biak menjadi salah satu pulau paling indah di Indonesia Timur selain kekayaan alam, ada juga pulau tiga warna. Kita melihat bahwa kekuatan budaya sangat menonjol sehingga sangat layak untuk dipelihara dan dilestarikan, nuansa budaya juga harus lebih dikentalkan lagi,” katanya.

Comments

comments

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Related Topics
  • Biak
  • Festival Biak Munara Wampasi
  • Indonesia tourism
  • Kementerian Pariwisata
  • Mancing
  • Papua
  • Pariwisata Indonesia
  • portal pariwisata
  • Portal pariwisata Indonesia
  • Snap Mor
Dede Suhadi

Previous Article
  • ACARA
  • ARTIKEL

Mal Ciputra Jakarta Hadirkan Arena Bermain Raksasa

  • Juli 2, 2019
  • Ronalds
View Post
Next Article
  • ACARA
  • ARTIKEL

Virtus Showcase 2019 Dorong Pelaku Industri Bali Siap Lewati Tantangan Industry 4.0

  • Juli 4, 2019
  • Ronalds
View Post
You May Also Like
View Post
  • AGENDA
  • BERITA PARIWISATA
  • DESTINASI WISATA

Ayo Bersiap, Komodo Travel Mart Kembali Digelar Juni 2024

  • Dede Suhadi
  • Mei 3, 2024
Goa Tapak Raja
View Post
  • DESTINASI WISATA

Menelusuri Jejak Sang Raja di Goa Tapak Raja

  • Dede Suhadi
  • Oktober 4, 2023
Desa Wisata Cikolelet
View Post
  • DESTINASI WISATA

Desa Wisata Cikolelet Kian Menarik Disambangi

  • Dede Suhadi
  • Agustus 20, 2023
View Post
  • ACARA
  • ARTIKEL
  • DESTINASI WISATA

Menparekraf Imbau Dispar Daerah Bersiap Antisipasi Lonjakan Wisatawan Saat Libur Lebaran

  • Dede Suhadi
  • April 18, 2023
View Post
  • ACARA

Mal Ciputra Jakarta Buka Puasa Bareng Anak Panti Asuhan

  • Ronalds
  • Maret 31, 2023
Wisman Tiongkok
View Post
  • BERITA PARIWISATA
  • DESTINASI WISATA

Wisman Tiongkok ke Bali Meningkat Bangkitkan Pariwisata Nusantara

  • Dede Suhadi
  • Januari 25, 2023
Mal Ciputra Jakarta
View Post
  • ACARA

Mal Ciputra Jakarta Siapkan Rangkaian Acara Natal Bertajuk It’s Christmas Time’

  • Ronalds
  • Desember 13, 2022
Kampoeng Legenda
View Post
  • ACARA

Kampoeng Legenda Hadirkan 60 Kuliner Khas Indonesia Langsung dari Kota Asalnya

  • Ronalds
  • Oktober 27, 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERLANGGANAN

Masukkan e-mail Anda untuk berlangganan konten kami

INDONESIAMAGZ
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
© Copyright 2013 - 2022 | INDONESIAMAGZ.com | Hak Cipta Dilindungi

Input your search keywords and press Enter.